Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Anak Depok yang Hanyut di Kali Ciliwung

Kompas.com - 25/01/2019, 15:55 WIB
Petugas gabungan lanjutkan pencarian anak hanyut,  Jumat (25/1/2019) KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAPetugas gabungan lanjutkan pencarian anak hanyut, Jumat (25/1/2019)

DEPOK, KOMPAS.com - Petugas gabungan kembali melanjutkan proses pencarian Pandi (14), anak yang hanyut di arus Kali Ciliwung, Depok, Jawa Barat, Jumat (25/1/2019).

Proses pencarian Pandi melibatkan tim Basarnas, petugas pemadam kebakaran Kota Depok, dan sejumlah komunitas lainnya.

Komandan Tim SAR Jakarta Aulia Solihanto mengatakan, pihaknya terkendala cuaca buruk selama mencari Pandi. 

Baca juga: 3 Anak Depok Hanyut di Kali Ciliwung, 2 Selamat, 1 Belum Ditemukan

"Cuaca mempengaruhi, harusnya kami bisa dari pagi mencari korban. Namun, karena hujan jadi terkendala," ucap Aulia di Pesona Khayangan dekat Kali Ciliwung, Depok, Jawa Barat, Jumat.

Pihaknya menyiapkan dua penyelam untuk mencari korban. Namun, penyelam belum bekerja karena arus kali cukup deras. 

Aulia mengatakan, pihaknya terus mengupayakan pencarian korban dengan membuat beberapa strategi.

Baca juga: Anak Hanyut Terbawa Arus Sungai Ciliwung Ditemukan

"Jadi, titik pencarian kami fokuskan dari daerah Pesona Khayangan sampai kawasan Pondok Cina, ya sekitar 5 kilometer," katanya.

Sebelumnya, tiga anak hanyut di Kali Ciliwung, Kamis (24/1/2019) sore. Ketiganya hanyut saat sedang berenang di kali tersebut.

Dua anak berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Namun, salah satunya hingga kini belum berhasil ditemukan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Semprot Disinfektan ke Jalur Pelarian Pasien Positif Covid-19 yang Kabur dari Rumah

Camat Semprot Disinfektan ke Jalur Pelarian Pasien Positif Covid-19 yang Kabur dari Rumah

Megapolitan
Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Kronologi Kaburnya Perempuan Gangguan Jiwa yang Positif Covid-19 Saat Diisolasi di Rumah

Megapolitan
Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Ada 81 Tenaga Medis DKI Jakarta Positif Covid-19, Tersebar di 30 Rumah Sakit

Megapolitan
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, DPRD Minta Pemkot Depok Antisipasi Kapasitas Rumah Sakit

Megapolitan
Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Pendapatan Kota Bekasi Berkurang Sejak Wabah Covid-19 Merebak

Megapolitan
17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

17.534 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 282 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Megapolitan
Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X