5.000 Personel TNI/Polri Amankan Harlah Muslimat NU di GBK

Kompas.com - 26/01/2019, 22:37 WIB
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jumat (28/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 5.000 personel gabungan TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan kegiatan peringatan Hari Lahir (Harla) Muslimat Nahdlatul Ulama ke-73 di Stadion Gelora Bung Karno ( GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/1/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, petugas akan menjaga lokasi kegiatan yang akan dibagi dalam empat lapis pengamanan.

"Pengamanan sejumlah 5.000 personel Polri, TNI, dan Pemprov DKI. Disiapkan juga pasukan polwan berhijab," ujar Argo dalam keterangannya, Sabtu (26/1/2019).

Baca juga: Satu Pemuda Kembali Diamankan Usai Harlah NU yang Dihadiri Jokowi

Argo mengatakan, pengamanan lapis pertama berada di Stadion GBK, lapis kedua di kawasan ring road GBK, dan pengamanan lapis ketiga berada di akses masuk menuju ring road.

Adapun pengamanan lapis keempat berada di luar kawasan GBK. Acara tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.30.

Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto mengatakan, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional.

"Kalau soal rencana (jalur), itu teknis. Mana kala terjadi seperti apa, kita lihat di lapangan. Kita enggak bisa bilang, situasional saja, kita lihat perkembangan," ujar Sudarmanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X