6 Hal yang Perlu Dipatuhi Saat Ikut Rangkaian Uji Coba Kereta MRT

Kompas.com - 29/01/2019, 19:01 WIB
Pusat informasi MRT Jakarta berbentuk kereta di Taman Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). Pusat informasi akan melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang semua hal yang berkaitan dengan transportasi massal yang akan mulai beroperasi pada bulan Maret mendatang. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPusat informasi MRT Jakarta berbentuk kereta di Taman Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019). Pusat informasi akan melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jauh tentang semua hal yang berkaitan dengan transportasi massal yang akan mulai beroperasi pada bulan Maret mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Corporate Secretary Division Head PT Moda Raya Terpadu ( MRT) Jakarta Muhamad Kamaludin mengungkapkan, ada enam aturan yang harus ditaati oleh para pengunjung yang akan mengikuti serangkaian uji coba kereta MRT.

Aturan itu disampaikan kepada para pengunjung sebelum masuk stasiun MRT.

"Sebelum masuk ke stasiun MRT, kami jelaskan kepada para pengunjung tentang tata cara kunjungan ke MRT Jakarta dan bagikan brosurnya juga," kata Kamaludin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/1/2019).

Baca juga: PT MRT Sesalkan Influencer Foto Sambil Injak Kursi Kereta MRT

1. Pengunjung yang mengikuti uji coba harus mengisi formulir daftar hadir.

2. Pengunjung diminta menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yakni helm, rompi, dan sepatu selama berada di area proyek MRT.

"Pengunjung tidak diperbolehkan melepas APD selama berada di area proyek MRT," ujar Kamaludin.

3. Pengunjung wajib mengikuti safety induction (latihan keselamatan) yang disampaikan oleh staf MRT.

4. Pengunjung diimbau tidak berpisah dari rombongan.

5. Menjaga barang bawaan masing-masing.

6. Tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Ini Kriteria UMKM yang Bisa Berbisnis di Stasiun MRT

Aturan tersebut dibuat demi keselamatan dan kenyamanan para pengunjung saat masuk dan mengikuti serangkaian uji coba MRT Jakarta fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI).

"Pengunjung diharapkan mengikuti seluruh arahan dan instruksi petugas MRT. Kita juga mengarahkan para pengunjung untuk menjaga fasilitas MRT karena saat ini, yang dapat mengikuti serangkaian uji coba hanyalah kalangan terbatas," kata Kamaludin.

"Masyarakat baru bisa naik MRT saat fase full trial run (uji coba operasi penuh) mulai 26 Februari sampai MRT dioperasikan," lanjut dia.

Baca juga: PT MRT Jakarta Buka Kesempatan bagi Warga Naik MRT Mulai 26 Februari

Seperti diketahui, uji coba mulai 26 Februari diberlakukan dengan menerapkan sistem kuota. Artinya, ada pembatasan jumlah orang yang dapat mengikuti tahapan uji coba kereta MRT setiap harinya.

Jumlah kuota yang ditetapkan akan mengalami peningkatan setiap hari hingga masa pengoperasian secara komersial. Adapun, MRT fase 1 direncanakan mulai beroperasi secara komersial mulai Maret 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Brigadir AM Divonis 4 Tahun Penjara

Penembakan Mahasiswa Universitas Halu Oleo, Brigadir AM Divonis 4 Tahun Penjara

Megapolitan
Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Pengangkatan Sampah Kayu di Kali Bekasi Terkendala Alat Berat

Megapolitan
[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

[UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

1.968 Titik Tali Air di Jakarta Utara Rusak, Kini sedang Diperbaiki

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Juga Pernah Membegal Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 1 Desember: Tambah 1.058 Kasus Covid-19 di Jakarta, 10.128 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Polisi: Tersangka Pencabulan Bocah di Pondok Aren Sudah 4 Kali Beraksi Sejak 2017

Megapolitan
Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Gaji Anggota DPRD DKI Diusulkan Rp 8,38 Miliar Per Tahun pada 2021

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Pembahasan APBD 2021 Disebut Tetap Berjalan

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Positif Covid-19, Anies dan Riza Patria Akan Jalankan Isolasi Mandiri Dua Minggu

Megapolitan
Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Megapolitan
Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Megapolitan
Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Megapolitan
Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X