Viral soal Satpam Sekolah Parkirkan Motor Sesuai Warna, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 30/01/2019, 14:48 WIB
Viral unggahan foto motor yang berjejer rapi di parkiran sekolah di Twitter pada Rabu (30/1/2019). Usman, SMAN 4 Tangerang SelatanViral unggahan foto motor yang berjejer rapi di parkiran sekolah di Twitter pada Rabu (30/1/2019).

KOMPAS.com - Belum lama ini dunia maya tengah dihebohkan dengan unggahan video dan foto yang menampilkan deretan sepeda motor yang dijajar rapi di parkiran sekolah.

Adapun unggahan ini di-post oleh salah satu pengguna Twitter bernama Tyara, @killerqweeennn pada Selasa (29/1/2019).

"Jadi tuh emang satpam sekolah gue sering banget parkirin motor beat deretan kaya gini, karena emang anak-anak sekolah gue banyak yang make motor beat. Tapi nggak cuma motor beat doang sih, kadang-kadang yang vespa sama yang moge juga suka dideritin kaya gini. Emang gabut parah woi satpam sekolah gue," tulis Tyara dalam twitnya.

Sontak unggahan ini menjadi viral. Bahkan, sekarang twit ini telah di-retweet sebanyak 16.171 kali dan telah disukai 10.268 pengguna Twitter lainnya.

Video berdurasi 12 detik ini menampilkan puluhan motor yang berjajar rapi dan dikelompokkan berdasarkan warna, seperti merah, biru, hitam, dan putih.

Baca juga: Bocah Tunanetra Hafal Al Quran 30 Juz Viral di Medsos

Ikhlas melakukan

Motor yang parkir dalam jajaran rapi dan diklasifikasi berdasarkan warna ini berlokasi di SMA Negeri 4 Tangerang Selatan, Banten.

Diketahui, satpam SMAN 4 Tangerang Selatan yang merapikan motor sesuai warna ini bernama Slamet Gunaedi (45).

"Biar rapi dan nyaman buat para siswa. Jadi saya rapihin sesuai warna-warnanya," ujar Slamet saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (30/1/2019).

Menurut Slamet, ia merasa tidak nyaman dengan kondisi motor yang terparkir secara tidak rapi.

"Ya enggak enak aja dilihatnya," ujar dia.

Meskipun Slamet merapikan motor-motor ini seorang diri, ia mengungkapkan bahwa dirinya ikhlas dan tidak merasa capek saat menyusun motor dengan cara itu.

Baca juga: Viral, Pernikahan Kakek 70 Tahun dengan Gadis 28 Tahun Setelah 10 Hari Pacaran

Viral

Salah satu pelajar yang juga pihak pengunggah foto viral ini, Tyara, juga memberikan tanggapan positif atas tindakan yang dilakukan Slamet.

"Aku pribadi suka sih, soalnya temen aku jadi lebih gampang kalau mau cari motor, tinggal cari kelompok warna motornya," ujar Tyara Anggreani Putri (17) saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (30/1/2019).

Beberapa warganet pun turut berkomentar atas kejadian ini. Sebagian besar berharap Slamet mendapatkan upah setimpal dengan apa yang telah dilakukannya.

"Tolong naikin gaji satpamnya," tulis akun @uglyasfvk.

"S1 Tata Ruang," tulis akun @arisnur22.

"Makin keliatan gabut kalau itu dikunci stang," tulis akun @staricheese.

"Äesthetic sekali menyesuaikan palet warna," tulis akun @bahasajawabulan.

Namun, rupanya Slamet tidak mengetahui bahwa tindakannya menjadi viral di media sosial.

"Wah saya tidak tahu kalau viral di media sosial. Kaget sama senang juga," ujar Slamet.

Tanggapan pihak sekolah

Pihak sekolah menanggapi baik cara Slamet yang merapikan motor di parkiran. Kebiasaan ini memang telah lama dilakukannya.

"Oh iya memang kebiasaan sudah lama parkir motor seperti itu. Dia merapikan motor-motor hanya sendiri, waktu piket, ya memang seperti itu," ujar Wakil Kepala Sekolah SMAN 4 Tangerang Selatan, Usman saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (30/1/2019).

Menurut Usman, satpam tersebut telah melakukan hal ini sejak 2005, ketika ia mulai bekerja pertama kali di SMAN 4 Tangerang Selatan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X