"Ground Breaking" MRT Fase 2 Ditunda

Kompas.com - 30/01/2019, 18:21 WIB
Kereta MRT Jakarta fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foto diambil Rabu (30/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAKereta MRT Jakarta fase 1 lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foto diambil Rabu (30/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Moda Raya Terpadu ( MRT) Jakarta menunda pelaksanaan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan MRT fase 2 lintas Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Kota. Ground breaking rencananya dilakukan pada Januari 2019.

"Ground breaking sampai hari inibelum kesampaian. Kita mohon maaf belum bisa tercapai di Januari," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar di Wisma Nusantara, Rabu (30/1/2019).

William mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Sekretariat Negara untuk melakukan ground breaking karena pembangunan MRT fase 2 melibatkan gedung-gedung pemerintahan yang berada di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Baca juga: MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Beroperasi Pekan Terakhir Maret 2019

Berdasarkan Keppres No. 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka, diperlukan sebuah persetujuan dari Menteri Sekretariat Negara selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka.

William mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta telah menyampaikan kajian-kajian pendukung kepada Menteri Setneg melalui surat No. 62/-1.811.3 tanggal 24 Januari 2019 sebagaimana diminta dalam rapat koordinasi antara Kementerian Setneg dan pemerintah provinsi (Pemprov) DKI.

"Kita lagi menunggu keputusan dari pemerintah. Kita siap setiap saat untuk melakukan ground breaking fase dua ini," katanya.

Sementara, PT MRT Jakarta telah menetapkan PT Trocon Indah Perkasa sebagai pemenang tender pelaksana ground breaking MRT fase 2 pada 19 Desember 2018 lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X