Penjelasan Karutan Cipinang soal Lieus Sungkharisma Protes Tak Bisa Jenguk Ahmad Dhani

Kompas.com - 03/02/2019, 17:49 WIB
Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Oga Darmawan saat di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (3/2/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKepala Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Oga Darmawan saat di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (3/2/2019).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Lieus Sungkharisma dan Jaya Suprana protes tak diberi izin masuk untuk menjenguk politikus Partai Gerindra, Ahmad Dhani, di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.

Kejadian itu terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @kontributorjakarta

Lieus mengaku sudah meminta izin kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk bisa menjenguk Ahmad Dhani. Namun, saat tiba di Rutan Cipinang, Lieus dan Jaya tak diperbolehkan masuk.

Saat dikonfirmasi, Kepala Rutan (Karutan) Cipinang Oga Darmawan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (3/2/2019) pukul 10.00 WIB. Lieus dan Jaya diketahui telah salah paham terkait informasi waktu kunjungan tahanan di Rutan Cipinang.

Baca juga: Jenguk Ahmad Dhani, Ini yang Disampaikan Sandiaga Uno

"Salah paham saja, memang di hari minggu ini di seluruh Indonesia, bahwa hari minggu tidak ada kunjungan, karena tahanan di dalam juga harus libur," kata Oga saat dikonfirmasi, Minggu.

Terkait Lieus yang sudah mendapat izin dari Kejari Jakarta Selatan, Oga membenarkan hal tersebut. Namun, untuk mengunjungi tahanan yang masih dalam masa persidangan, pengunjung harus terlebih dahulu meminta izin dari penahan tahanan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kunjungan ini sifatnya titipan ya. Jadi kalau mau berkunjung ke sini harus minta izin kepada pihak penahannya karena mereka masih proses dalam persidangan. Jadi siapa-siapa yang boleh berkunjung kepada beliau yang ada di sini harus diketahui oleh pihak penahannya," ujar Oga.

Oga menambahkan, kini permasalahan Lieus dan Jaya sudah selesai dan teratasi dengan baik.

"Mungkin mereka tidak tahu bahwa hari Minggu itu istirahat sehingga mereka ke sini dan terjadi kesalahpahaman. Tapi, masalah sudah bisa teratasi," tutur Oga.

Adapun pengunjung yang ingin menjenguk tahanan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, dapat melakukan setiap Senin hingga Jumat pada pukul 09.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
Sumur Resapan di Cilandak Disebut Bikin Jalan Tidak Lagi Rata seperti Dulu

Sumur Resapan di Cilandak Disebut Bikin Jalan Tidak Lagi Rata seperti Dulu

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Sopir: Kalau Kami Salah, Silakan Ditindak, tapi Perlu Bukti

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Sopir: Kalau Kami Salah, Silakan Ditindak, tapi Perlu Bukti

Megapolitan
Polisi Sebut Pembeli 3 Sertifikat Tanah Keluarga Nirina Zubir Bukan Komplotan Mafia

Polisi Sebut Pembeli 3 Sertifikat Tanah Keluarga Nirina Zubir Bukan Komplotan Mafia

Megapolitan
Tukang Servis AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Surati Kapolda Metro Jaya

Tukang Servis AC Korban Mafia Tanah di Jakbar Surati Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Rekomendasi Komisi B DPRD DKI, Harus Ada Reorganisasi Manajemen Transjakarta

Rekomendasi Komisi B DPRD DKI, Harus Ada Reorganisasi Manajemen Transjakarta

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 Lansia dan Penderita Komorbid pada 11-12 Desember

Pemkot Bekasi Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 Lansia dan Penderita Komorbid pada 11-12 Desember

Megapolitan
359 ASN di Pemkot Tangerang Ikut Tes Urine, Ini Hasilnya

359 ASN di Pemkot Tangerang Ikut Tes Urine, Ini Hasilnya

Megapolitan
Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tak Kunjung Turun di Pasar Anyar

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tak Kunjung Turun di Pasar Anyar

Megapolitan
Antisipasi Keributan, 1.913 Atribut Ormas di Jaksel Dicopot

Antisipasi Keributan, 1.913 Atribut Ormas di Jaksel Dicopot

Megapolitan
Pembuat Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim: Perbuatannya Meresahkan

Pembuat Hoaks Babi Ngepet di Depok Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim: Perbuatannya Meresahkan

Megapolitan
Polisi Akan Tetapkan Status Ipda OS pada Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Akan Tetapkan Status Ipda OS pada Kasus Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Anggota DPRD Sebut Direksi Transjakarta Nonton Tari Perut Saat Ketemu Operator, Dirut Langsung Interupsi

Anggota DPRD Sebut Direksi Transjakarta Nonton Tari Perut Saat Ketemu Operator, Dirut Langsung Interupsi

Megapolitan
“Bongkar Pasang” Dirut Transjakarta Beberapa Tahun Terakhir, Ada yang Terjerat Kasus Pemerasan

“Bongkar Pasang” Dirut Transjakarta Beberapa Tahun Terakhir, Ada yang Terjerat Kasus Pemerasan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.