Jalankan Tugas Sebaik-baiknya, Satpam SMAN 4 Tangsel Tak Pernah Berharap Dapat Penghargaan

Kompas.com - 04/02/2019, 14:33 WIB
Karena aksi Slamet Sunaedi, Astra Honda Motor beri apresiasi pada SMAN 4 Tangsel dengan mendatangkan personel JKT 48, Senin ( 4/2/2018) Kompas.com / Tatang GuritnoKarena aksi Slamet Sunaedi, Astra Honda Motor beri apresiasi pada SMAN 4 Tangsel dengan mendatangkan personel JKT 48, Senin ( 4/2/2018)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Slamet Gunaedi (47), satpam SMAN 4 Tangerang Selatan yang viral di media sosial baru-baru ini mendapat penghargaan dari Polres Tangerang Selatan.

Penghargaan diberikan karena Slamet tak hanya bertugas menjaga parkiran, tetapi ia juga inisiatif menyusun motor warga sekolah sesuai tipe dan warna.

Slamet mengaku tidak pernah berharap kebiasaannya itu mendapat penghargaan dari berbagai pihak. Bagi Slamet, yang terpenting adalah menjalankan tugas dengan baik.

"Saya enggak berharap apa-apa. Yang penting jalanin tugas sebaik-baiknya," ujarnya kepada Kompas.com, Senin ( 4/2/2019).

Baca juga: Alasan Slamet Bekerja 19 Tahun Parkirkan Motor Sesuai Warna dan Merek

Setelah Polres Tangerang Selatan, Astra Honda Motor juga memberikan apresiasi pada Slamet. Perusahaan itu juga membawa JKT 48 untuk menghibur siswa siswi di SMAN 4 Tangsel hari ini.

Bagi Slamet, apresiasi yang diberikan justru menjadi tantangan agar ia terus bekerja dengan baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apresiasi ini jadi tantangan buat saya untuk terus bekerja dengan baik. Prinsip saya bekerja dengan penuh totalitas apapun hasilnya," ujar Slamet.

Slamet juga mendapat pujian dari siswa sekolah. Tak dipungkiri, sekolah mereka jadi makin dikenal berkat Slamet

"Bersyukur banget karena Pak Slamet kami jadi dapet hiburan (JKT 48) dan nama sekolah juga jadi naik (terkenal). Pak Slamet memang rajin banget menata warna dan merk motor. Dia cuma ada satu di dunia," kata Ketua Osis SMAN 4 Tangerang Selatan, Badhri Alli.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.