Kompas.com - 04/02/2019, 20:39 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Para tersangka pembunuh MR (16) terancam pidana hukuman mati. 

MR sebelumnya ditemukan tewas dengan telinga dan jari terputus, di halaman Ramayana Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu ( 16/1/2018). 

"Hukuman seumur hidup atau hukuman mati menjadi ancaman untuk tersangka karena dikenakan pasal berlapis," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan, di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (4/2/2019). 

Baca juga: Pembunuhan Anak 16 Tahun di Tangsel, 4 Tersangka Masih Buron

Para tersangka dikenakan Pasal 80 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 340 KUHP, Pasal 338 serta Pasal 170 Ayat 2.

MR sebelumnya dikeroyok dan dibunuh secara sadis oleh tujuh tersangka. Tiga di antaranya berhasil ditangkap, sementara empat lainnya masih buron.

Pelaku yang tertangkap adalah Ikkiusan, Mudiansyah, serta Afri Dandi alias Afri Bin Zaenal. 

Baca juga: Polisi Bekuk Pembunuh Anak 16 Tahun dengan Telinga dan Jari Terputus

Saat ditemukan, terdapat tiga tusukan di punggung MR serta kelingking dan daun telinga sebelah kirinya terputus. 

Fredy mengatakan, para tersangka sempat memperlihatkan bagian tubuh korban yang terputus kepada teman-teman korban.

"Kemudian bagian tubuh tersebut dibuang tersangka di anak Sungai Ciliwung, tepatnya di Jembatan Perempatan Bubuluak, Bogor, Jawa Barat," kata Ferdy.

Baca juga: Ini Alasan Kelompok Anak Punk Bunuh Anak 16 Tahun di Tangsel

Adapun, pembunuhan MR merupakan imbas dari konflik antara kelompok punk Ciputat yang diikuti korban dan kelompok punk Pamulang yang diikuti tersangka.

Konflik kedua belah pihak dipicu perebutan lokasi mengamen. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawuran Maut di Pasar Kam Jatinegara, Berawal dari Saling Ejek di Instagram

Tawuran Maut di Pasar Kam Jatinegara, Berawal dari Saling Ejek di Instagram

Megapolitan
Seorang Pejalan Kaki Tertabrak dan Terseret Kendaraan Tak Dikenal di Kota Bekasi

Seorang Pejalan Kaki Tertabrak dan Terseret Kendaraan Tak Dikenal di Kota Bekasi

Megapolitan
Aeon Mall Indonesia Salurkan Donasi Ribuan Buku dan Pakaian Bekas Layak Pakai

Aeon Mall Indonesia Salurkan Donasi Ribuan Buku dan Pakaian Bekas Layak Pakai

Megapolitan
Hindari Kepadatan Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai, KAI Commuter Akan Operasikan Tiga Feeder

Hindari Kepadatan Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai, KAI Commuter Akan Operasikan Tiga Feeder

Megapolitan
Imbas Rute Baru KRL, Pengguna Capek dan Terlalu Ribet Harus Transit Dua Kali

Imbas Rute Baru KRL, Pengguna Capek dan Terlalu Ribet Harus Transit Dua Kali

Megapolitan
Penumpang Kaget Rute KRL Berubah, Tunggu Kereta Tujuan Bogor di Tanah Abang Tak Kunjung Datang

Penumpang Kaget Rute KRL Berubah, Tunggu Kereta Tujuan Bogor di Tanah Abang Tak Kunjung Datang

Megapolitan
Video Pemotor Masuk Tol Beredar di Medsos, PT Jasa Marga: Dari Cikunir Keluar di Bekasi Barat  1

Video Pemotor Masuk Tol Beredar di Medsos, PT Jasa Marga: Dari Cikunir Keluar di Bekasi Barat 1

Megapolitan
Antisipasi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai pada Senin Besok, Ini yang Dilakukan KAI Commuter

Antisipasi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai pada Senin Besok, Ini yang Dilakukan KAI Commuter

Megapolitan
Hari Kedua Perubahan Rute KRL: Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai Dipadati Pengguna, Petugas Sibuk Beri Informasi

Hari Kedua Perubahan Rute KRL: Peron 6 dan 7 Stasiun Manggarai Dipadati Pengguna, Petugas Sibuk Beri Informasi

Megapolitan
Penumpang di Stasiun Manggarai Sempat Membludak, KAI Commuter Minta Maaf

Penumpang di Stasiun Manggarai Sempat Membludak, KAI Commuter Minta Maaf

Megapolitan
BPBD DKI Ingatkan Potensi Hujan Lebat Diserta Kilat hingga Angin Kencang di Bogor dan Depok

BPBD DKI Ingatkan Potensi Hujan Lebat Diserta Kilat hingga Angin Kencang di Bogor dan Depok

Megapolitan
Polisi Tangkap Salah Satu Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Pasar Kam Jatinegara

Polisi Tangkap Salah Satu Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Pasar Kam Jatinegara

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Rencana Penambahan Durasi CFD secara Bertahap

Pemkot Bekasi Akan Evaluasi Rencana Penambahan Durasi CFD secara Bertahap

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Polder Air Ciketing, Korban Diduga Tercebur

Jenazah Pria Ditemukan Mengambang di Polder Air Ciketing, Korban Diduga Tercebur

Megapolitan
Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Tinggal 6 Hari Lagi Balapan Formula E, Jakpro Terus Kebut Persiapan Sirkuit Ancol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.