Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran 2019

Kompas.com - 05/02/2019, 19:38 WIB
Gerbang Tol Cikarang Utama pada Kamis (14/6/2018) siang. Tampak kondisi lalu lintas lancar. Dokumentasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Gerbang Tol Cikarang Utama pada Kamis (14/6/2018) siang. Tampak kondisi lalu lintas lancar.
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - General manager PT Jasa Marga Cabang tol Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman mengatakan, relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) ditargetkan selesai pada awal Mei 2019 atau sebelum arus mudik balik Lebaran 2019.

Raddy mengatakan, pihaknya mengebut relokasi Gerbang Tol Cikarut bisa selesai sebelum lebaran 2019, mengingat kondisi gerbang tol Cikarut yang sudah tidak ideal karena adanya proyek Tol Jakarta-Cikampek elevated. Hal itu berpotensi menimbulkan antrean kendaraan pada arus mudik balik lebaran 2019.

"Sekarang sudah tes tanah itu yah, ya akhir April atau awal Mei lah sudah selesai. Karena kan gini ada masalah pentarifan itu kan di BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol). Ya harusnya awal Mei sudah selesai," kata Raddy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/2/2019).

Baca juga: Jasa Marga Akan Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama ke KM 70

Adapun Gerbang Tol Cikarut akan direlokasi ke Kilometer 70 di Cikampek, Jawa Barat, untuk akses menuju Tol Trans Jawa dan Kilometer 69 di Sadang, Jawa Barat, untuk akses menuju Tol Purbaleunyi.

Raddy menambahkan, dengan adanya relokasi Gerbang Tol Cikarut tersebut akan memecah beban arus kendaraan yang menuju Tol Purbaleunyi dan yang menuju Tol Trans Jawa yang selama ini bertumpu pada Gerbang Tol Cikarut tersebut.

"Akan mengurangi frekuensi berhenti di gerbang untuk transaksi, untuk lalu lintas komuter Japek dari dua kali menjadi satu kali, yang dapat mereduksi potensi-potensi antrean di gerbang-gerbang yang akan mempercepat waktu perjalanan bagi pengguna jalan," ujar Raddy.

Sementara itu, bangunan Gerbang Tol Cikarut tidak akan sepenuhnya dirobohkan. Hanya bagian tengah gerbang yang akan dirapikan untuk jalan tol. Sedangkan bagian pinggir gerbang akan tetap ada untuk isi ulang kartu elektronik transaksi tol.

Kemudian, untuk Gerbang Tol baru di KM 70 nantinya akan terdapat total 14 gardu di lajur utama, dengan masing-masing arah memiliki tujuh gardu di lajur utama.

"Jadi ada 14 gardu di lajur utama dengan masing-masing arah punya tambahan delapan gardu satelit. Jadi lajur arah Jawa ada tujuh gardu utama dan delapan gardu satelit jadi 15. Arah sebaliknya juga sama," tutur Raddy.

Transaksi pembayaran tol di Gerbang Tol Cikarut akan dimatikan ketika Gerbang tol baru di KM 70 dan 69 selesai dibangun dan siap digunakan untuk transaksi pembayaran tol.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Aturan Taman Margasatwa Ragunan jika Buka Saat New Normal

Sejumlah Aturan Taman Margasatwa Ragunan jika Buka Saat New Normal

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Megapolitan
2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

Megapolitan
Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Megapolitan
Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Megapolitan
Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Megapolitan
[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

Megapolitan
Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Megapolitan
Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Megapolitan
Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Megapolitan
Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Megapolitan
Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Megapolitan
Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Megapolitan
Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X