Rangkaian "Fit and Proper Test", 3 Cawagub DKI Bakal Ditanya 5 Hal Ini

Kompas.com - 06/02/2019, 10:13 WIB
DPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta menggelar rapat bersama tim panelis uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon wakil gubernur DKI Jakarta di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIDPD Partai Gerindra DKI Jakarta dan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta menggelar rapat bersama tim panelis uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon wakil gubernur DKI Jakarta di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Rangkaian uji kepatutan dan kelayakan ( fit and proper test) terhadap tiga calon wakil gubernur DKI Jakarta akan dilanjutkan pada Jumat (8/2/2019) malam.

Salah satu panelis, Syarif, mengatakan, tiga cawagub dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) itu akan ditanya mengenai lima isu.

"Pertama soal politik APBD. Kedua, kebijakan percepatan pembangunan," ujar Syarif melalui pesan singkat, Rabu (6/2/2019).

Selain itu, isu lainnya yang akan ditanyakan yakni soal kebijakan untuk pengusaha dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta.

Baca juga: Seputar Fit and Proper Test Pertama Cawagub DKI yang Digelar Tertutup

Ketiga cawagub juga akan ditanya soal polarisasi politik partai. Terakhir, mereka akan dimintai pandangan soal konflik tata ruang dan lingkungan hidup, serta program pengentasan kemiskinan di Jakarta.

Syarif menyampaikan, lima isu yang akan ditanyakan kepada tiga cawagub itu merupakan hasil focus group discussion (FGD) yang digelar tim panelis bersama sejumlah tokoh pada Minggu (3/2/2019).

"Jumat malam akan dilakukan konfirmasi masukan dari hasil FGD kepada kandidat," kata wakil ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu.

Adapun tiga cawagub DKI yang mengikuti rangkaian fit and proper test yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu.

Sementara panelis yang menguji mereka yakni Syarif, peneliti LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.

Tim panelis nantinya akan memberikan rekomendasi dua nama cawagub kepada PKS dan Gerindra berdasarkan hasil fit and proper test tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Ombudsman Jakarta Dukung Gubernur DKI Ajukan PSBB

Megapolitan
Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Jasa Marga: Kecelakaan yang Menewaskan Wakil Jaksa Agung merupakan Kecelakaan Tunggal

Megapolitan
Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X