4 Fakta soal Pengendara Marah dan Banting Motor Saat Ditilang di BSD

Kompas.com - 08/02/2019, 08:03 WIB
Seorang pria merusak motornya sendiri karena tak terima ditilang di BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019).Bidik layar Instagram @lambe_turah Seorang pria merusak motornya sendiri karena tak terima ditilang di BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pria viral di media sosial lantaran terekam kamera sedang marah-marah hingga membanting motornya karena tak terima ditilang polisi.

Pria berinisial AS itu ditilang polisi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) pukul 06.36.

Berikut fakta-fakta kejadian tersebut yang dirangkum Kompas.com.

1. Pengendara lawan arah

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin mengatakan, kejadian berawal saat pengendara melawan arus di putaran Pasar Modern BSD.

Petugas bernama Bripka Oky yang sedang bertugas di jalan tersebut pun menghentikan AS bersama teman perempuannya.

"Dia, kan, awalnya enggak pakai helm dengan alasan, 'Pak, saya dekat rumahnya', terus ya sudah kami bilang, 'Mana identitasmu mana?' Semua KTP, SIM, STNK, dia lupa bawa," kata Lalu saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Kronologi Pengendara Banting Motornya karena Kesal Ditilang

2. Pengendara tiba-tiba emosi

Usai ditegur Bripka Oky, AS marah hingga membanting motor yang dikendarainya. Bripka Oky pun mencoba menenangkan AS.

"Justru kami tenangkan dia, dia malah marah-marah menjadi-jadi. Ya sudah kami diam dulu deh tunggu sampai dia mereda marahnya begitu," ujarnya.

Oky beserta petugas lainnya terdiam sejenak untuk membiarkan AS meredam emosinya. Dalam video yang beredar, seorang wanita yang dibonceng pria tersebut juga sempat menahan AS untuk tidak emosi.

Namun, AS terus membanting sepeda motor yang dikendarainya. Belum diketahui apakah motor tersebut benar milik teman wanitanya itu.

Seorang pria yang tak terima ditilang marah-marah dan rusak motornya sendiri di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019)Bidik layar Instagram @lambe_turah Seorang pria yang tak terima ditilang marah-marah dan rusak motornya sendiri di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019)

3. Lakukan empat pelanggaran

Lalu melanjutkan, pengendara tersebut melalukan empat pelanggaran sekaligus, yaitu melawan arus, tidak menggunakan helm, serta tidak dapat menunjukan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

"Pelanggar melakukan beberapa pelanggaran. Salah satunya lawan arus di putaran Pasar Modern BSD dan di situ ada petugas dia berusaha menghindar," ucapnya.

Baca juga: Grab Beri Layanan Gratis bagi Perempuan dalam Video Pria Banting Motor karena Ditilang

4. Pulang jalan kaki untuk ambil dokumen

Polisi menginstruksikan AS mengambil STNK kendaraan yang dikendarainya di rumahnya.

"Setelah dia mereda, kami kasih tahu kesalahannya, 'Ya sudah, Mas, tolong ambil dulu STNK, SIM kalau ada, kami tunggu sambil kami buatkan penilangan dengan barang bukti sepeda motor'," tutur Lalu.

AS bersama teman perempuannya pergi berjalan kaki usai diperintah petugas mengambil dokumen kendaraannya.

Sementara itu, motor yang dikendarai AS diamankan di Mapolres Tangerang Selatan.

Baca juga: Motor yang Dirusak Pengemudi Emosi karena Ditilang Diamankan di Mapolres Tangsel

"Lalu dia pergi untuk mengambil (dokumen kendaraannya), tetapi enggak tahu kok belum datang sampai sekarang. Kami tunggu-tunggu belum ada kabar," tutur Lalu.

Pihak kepolisian masih menunggu AS menunjukkan dokumen kendaraannya. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pemkot Jakut dan BNNK Bina Mantan Pengguna Narkoba Jadi Wirausahawan

Pemkot Jakut dan BNNK Bina Mantan Pengguna Narkoba Jadi Wirausahawan

Megapolitan
Bermain Pistol Milik Teman Polisinya, Seorang Pemuda Tewas Tertembak

Bermain Pistol Milik Teman Polisinya, Seorang Pemuda Tewas Tertembak

Internasional
Pengamanan Ibu Kota Kembali Diperkuat, 200 Personel Brimob NTT Dikirim ke Jakarta

Pengamanan Ibu Kota Kembali Diperkuat, 200 Personel Brimob NTT Dikirim ke Jakarta

Regional
15 Polisi Gugur, Polri Evaluasi Pengamanan Pemilu

15 Polisi Gugur, Polri Evaluasi Pengamanan Pemilu

Nasional
Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Regional
Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Megapolitan
Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Nasional
Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Regional
Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Internasional
Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Megapolitan
Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Nasional
Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Megapolitan
Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional

Close Ads X