Psikolog: SIM Pemotor yang Merusak Motornya Sendiri Saat Ditilang Sebaiknya Dibekukan

Kompas.com - 08/02/2019, 11:22 WIB
Seorang pria yang tak terima ditilang marah-marah dan rusak motornya sendiri di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) Bidik layar Instagram @lambe_turahSeorang pria yang tak terima ditilang marah-marah dan rusak motornya sendiri di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Video yang memperlihatkan seorang pria pengendara sepeda motor marah-marah saat ditilang polisi, bahkan membanting dan mempreteli sepeda motornya, viral di media sosial, Kamis (7/2/2019) kemarin.

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, penilangan terhadap pria tersebut bukan satu-satunya faktor yang membuat dia mengamuk.

"Tilang boleh jadi sebatas pemicu. Faktor yang lebih mendasar bisa saja berupa kecenderungan IED (intermittent explosive disorder) yang memang sudah ada pada pengemudi tersebut," kata Reza kepada Kompas.com, Jumat (8/2/2019).

Baca juga: 4 Fakta soal Pengendara Marah dan Banting Motor Saat Ditilang di BSD


Situs Psychology Today menjelaskanIED merupakan ketidakmampuan seseorang dalam menahan emosinya sehingga meluapkannya dengan cara marah-marah sambil menyerang orang lain atau merusak barang-barang.

Reza menilai, pengendara seperti itu sebaiknya dibekukan Surat Izin Mengemudi-nya untuk sementara waktu supaya ia bisa mengikuti konseling dalam mengatur emosinya.

"SIM (Surat Izin Mengemudi) bisa diaktifkan kembali hanya setelah dia menjalani konseling pengendalian amarah. Sanksi model begini perlu diterapkan sebagai pelengkap sanksi denda/tilang," ujar Reza.

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria marah-marah dan membentak polisi karena tak terima ditilang. Pria itu belakangan diketahui sebagai Andi Saputra (21). Video berdurasi 56 detik tersebut juga menunjukkan pria berkaus putih itu membanting dan merusak sepeda motornya.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, sekitar pukul 06.36 pada Kamis kemarin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Ketua DPRD DKI: Penggunaan Anggaran TGUPP Harus Disesuaikan dengan Jumlah Anggota

Megapolitan
Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Natal dan Tahun Baru, Aktivitas Penerbangan Diprediksi Naik 1 Persen

Megapolitan
Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Polisi Sebut Pelaku Persekusi Banser NU Bukan dari Kalangan Ormas

Megapolitan
Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Polisi Duga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Kabur Pasca Viral

Megapolitan
Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Polisi Keluarkan Surat Penangkapan untuk Gathan Saleh

Megapolitan
Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Begal Ojek Online dengan Celurit, Dua Pemuda di Cikarang Dibekuk Polisi

Megapolitan
Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Tempat Penemuan Koin Belanda di Bekasi Diusulkan Jadi Destinasi Wisata

Megapolitan
Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Interupsi di Rapat Paripurna, Fraksi PSI Sampaikan Sejumlah Catatan Terkait APBD DKI 2020

Megapolitan
Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Populasi Sarang Tawon di Jakarta Timur Meningkat, Diduga karena Musim Hujan

Megapolitan
Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Anies Pertimbangkan Pangkas Anggota TGUPP

Megapolitan
Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Marco Kusumawijaya Mundur dari TGUPP, Anies: Pekerjaannya Sudah Tuntas

Megapolitan
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Motor Sport yang Parkir di Pinggir Jalan

Megapolitan
Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Menengok Rumah Ko Ayun yang Dikepung Proyek Bangunan, Hanya Tersisa Celah Seukuran Badan

Megapolitan
Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Rumahnya Dikepung Proyek Bangunan, Istri Ko Ayun Dipaksa Teken Dokumen

Megapolitan
Identitas Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Diketahui, Kapolres: Tinggal Tunggu Waktu Menangkapnya

Identitas Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Diketahui, Kapolres: Tinggal Tunggu Waktu Menangkapnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X