Cegah DBD, Murid SD Diberi PR Laksanakan 3M

Kompas.com - 08/02/2019, 16:22 WIB
Ilustrasi demam berdarahkenary820/shutterstock Ilustrasi demam berdarah

JAKARTA, KOMPAS.com- Murid-murid SD di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mendapat tugas khusus dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah.

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Rawa Badak Utara Pujiyati mengatakan, murid-murid SD diberi pekerjaan rumah untuk melaksanakan program 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) di rumahnya masing-masing.

"Kepala sekolah kemarin sudah diundang sama Pak Camat, diarahkan supaya anak-anak melaksanakan PR, membuat laporan mereka melaksanakan 3M," kaga Pujiyati kepada wartawan, Jumat (8/2/2019).

Baca juga: Pakai Kostum Unik, Kader Jumantik hingga Satpol PP Keliling Kampung Kampanyekan PSN 3M

Pujiyati menjelaskan, murid-murid itu diminta untuk melaporkan ada atau tidaknya jentik nyamuk di rumah mereka serta menghilangkan jentik-jentik nyamuk.

Secara tidak langsung, kata Pujiyati, murid-murid itu menjadi juru pemantau jentik di rumah mereka masing-masing.

"Kalau misalnya kader jumantik satu RT satu, kewalahan. Kalau satu rumah satu, siapa? Itu yang tinggal di rumah itu, itu yang dimaksud supaya mereka anak-anak itu tahu. Kalau anak-anak itu dikasih PR kan dikerjain," ujar Pujiyati.

Ia menuturkan, program jumantik cilik sebetulnya sudah sempat diterapkan namun terkendala kesibukan dan kegiatan belajar para murid.

Baca juga: Nyamuk-nyamuk Ini Suarakan Pencegahan DBD ke Sekolah-sekolah

Di samping itu, pencegahan demam berdarah di sana juga dilakukan dengan cara sosialisasi keliling sekolah dengan menghadirkan tiga orang berkostum nyamuk dan tong air.

"Dibanding cuma baca brosur kan, tapi kalau ditampilkan ini asaa gentong kalau dikasih air ada jentiknya mau enggak buat kumur," ujar Pujiyati.


Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X