Satpol PP Akan Tertibkan Reklame di Tol Jakarta

Kompas.com - 08/02/2019, 21:55 WIB
Satpol PP menyegel reklame di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018). DOK SUKU DINAS KOMINFOTIK JAKARTA SELATANSatpol PP menyegel reklame di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satpol PP Yani Wahyu mengatakan, pihaknya bakal menertibkan reklame di sepanjang ruas tol di Jakarta.

"Jadi saya akan memberikan surat kepada pemilik reklame di jalan tol yang sudah habis masa berlakunya dan ini tidak diperpanjang lagi, ya dicopot," kata Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019).

Menurut Yani, banyak reklame di jalan tol yang berada di jembatan penyeberangan orang atau berbentuk tiang di pinggir jalan.

Baca juga: DKI Anggarkan Rp 11 Miliar untuk Tertibkan Reklame, Tahun Ini

Seharusnya, lanjut dia, reklame sudah berbentuk LED.

"Contohnya seperti JPO Polda di Semanggi di tengah Tol Dalam Kota," ujarnya. 

Pihaknya akan menunggu izin masing-masing pemasangan reklame habis. Setelah itu, pemilik reklame akan diberikan surat peringatan untuk membongkar sendiri.

Baca juga: Tertibkan Reklame, Pemprov DKI Ingin Jalan Protokol Jakarta seperti Singapura

"Kalau tidak juga, kami akan tertibkan," kata Yani. 

Pemprov DKI bersama KPK, Polda Metro Jaya, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mulai menertibkan reklame yang melanggar ketentuan sejak 19 Oktober 2018.

Penertiban dilakukan sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 148 Tahun 2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Reklame.

Baca juga: Warga Keluhkan Seng Reklame di Gapura Depok yang Hampir Jatuh

Penertiban difokuskan di wilayah kendali ketat yakni Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan MT Haryono, Jalan Letjen S Parman, dan Jalan Gajah Mada.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X