6 Pelaku di Bawah Pengaruh Alkohol Saat Ancam Bunuh Petugas Sudinhub Jakbar

Kompas.com - 08/02/2019, 22:57 WIB
Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono di Polres Jakarta Barat, Kamis (31/1/2019).KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handono di Polres Jakarta Barat, Kamis (31/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam pelaku yang mengancam petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat melakukan perbuatannya karena dipengaruhi minuman keras (miras).

Selain meminum miras, keenam pelaku juga mengonsumsi ganja.

"Rupanya mereka ini sebelumnya meminum minuman keras terlebih dahulu, karena efek tersebut membuat yang bersangkutan bersikap arogan. Setelah diperiksa lagi, keenamnya juga positif ganja dan nanti akan kami lakukan rehabilitasi mereka," ucap Kapolsek Kembangan Kompol Joko, di Polsek Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/2/2019).

Setelah menenggak miras, mereka kemudian berkendara dan melewati Lampu Merah Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.


Baca juga: Polisi Tangkap 6 Orang yang Ancam Bunuh Petugas Sudinhub di Jakbar

Saat itu, anggota Sudinhub Jakarta Barat Andri Nugroho (28) sedang menjalankan tugas.

Ketika itu Andri melihat terjadi keributan antar pengendara hingga menyebabkan kemacetan.

"Mereka melakuan penyetopan sebuah kendaraan, dan berteriak-teriak tidak jelas, hingga menyebabkan kemacetan, setelah itu petugas datang dan menegur untuk segera berjalan," kata Kompol Joko.

Setelah kedua orang tersebut pergi, tak berselang lama, keduanya datang kembali bersama empat rekannya.

Kemudian terjadi percekcokan antara pelaku dan petugas Sudinhub. Mereka mengaku tak terima atas teguran yang telah diberikan petugas.

"Akhirnya pelaku ini kembali lagi, dan berkata 'kenapa lo, songong lo, gue anak Joglo. Jangan macam-macam, gue matiin'. Sambil menunjuk-nunjuk muka korban," ujarnya.

Baca juga: Ini Alasan Adi Bakar STNK Setelah Banting Sepeda Motor

Saat in keenam pelaku yang berinisial AP, BK, DR, A, FN dan YP ditetapkan sebagai tersangka.

Para pelaku dijerat Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang perbuatan tak menyenangkan dengan ancaman lima tahun penjara. Sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan.

Dan Pasal 212 KUHP tentang kekerasan terhadap aparat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.



Terkini Lainnya

Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Megapolitan
Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Megapolitan
150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

Megapolitan
Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Megapolitan
Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Megapolitan
Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Megapolitan
Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Bambang Widjojanto Sebut soal Rezim Korup, Sandiaga: Ini Bentuk Kekhawatiran Masyarakat

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Pasar Tanah Abang Kembali Menggeliat Setelah Tutup karena Rusuh 22 Mei

Megapolitan
Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Prabowo-Sandiaga Siap Hadiri Sidang Pertama Gugatan Hasil Pilpres 2019 di MK

Megapolitan
Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Sandiaga: Bambang Widjojanto Punya Rekam Jejak yang Baik Tangani Gugatan di MK

Megapolitan
BNN Gagalkan Pengiriman 35 Kg Sabu Berkedok Truk Sayur Kol

BNN Gagalkan Pengiriman 35 Kg Sabu Berkedok Truk Sayur Kol

Megapolitan
Sandiaga: Jadi Wakil Presiden atau Tidak, OK OCE Tetap Berjalan...

Sandiaga: Jadi Wakil Presiden atau Tidak, OK OCE Tetap Berjalan...

Megapolitan
Duduk Berbaris di Aspal, Brimob Buka Puasa Bareng TNI hingga Penyandang Disabilitas di Bawaslu

Duduk Berbaris di Aspal, Brimob Buka Puasa Bareng TNI hingga Penyandang Disabilitas di Bawaslu

Megapolitan

Close Ads X