[Populer Megapolitan] Tersangka, Pria yang Banting Motor | Mandala Shoji Serahkan Diri | Cerita Warung Nasi lewat Lubang

Kompas.com - 09/02/2019, 06:00 WIB
AS, pemuda yang merusak motornya sendiri saat kena tilang, menangis saat meminta maaf kepada Bripka Oky (kiri) Polantas yang dimaki-makinya saat menilang, di Mapolres Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/2/2019). Kepolisian Sektor Tangerang Selatan menetapkan AS (21) sebagai tersangka pengrusakan dan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama. MUHAMMAD IQBALAS, pemuda yang merusak motornya sendiri saat kena tilang, menangis saat meminta maaf kepada Bripka Oky (kiri) Polantas yang dimaki-makinya saat menilang, di Mapolres Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/2/2019). Kepolisian Sektor Tangerang Selatan menetapkan AS (21) sebagai tersangka pengrusakan dan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com — Berita di kanal Megapolitan Kompas.com sepanjang Jumat (8/2/2019) diramaikan berbagai pemberitaan seputar kasus yang bermula dari video viral di media sosial hingga keunikan rumah makan di kawasan gedung pencakar langit Ibu Kota. 

Berikut tiga artikel terpopuler Megapolitan pilihan pembaca:

Pria yang banting motor jadi tersangka

Adi Saputra, pria yang membanting sepeda motornya saat ditilang di Serpong, Tangerang Selatan, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Tangerang Selatan. 

Polisi mengenakan dugaan tindak pidana penggelapan atau penadahan atas sepeda motor yang Adi hancurkan. 

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui kendaraan Honda Scoopy yang dihancurkan Adi dibeli dari seorang buron berinisial D. 

Baca selengkapnya: Sambil Menangis, Pria yang Banting Motor Minta Maaf ke Polisi yang Menilangnya

Adi membeli sepeda motor tersebut dari D melalui Facebook seharga Rp 3 juta. Dari pembelian tersebut, Adi hanya mendapat Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). 

Belakangan diketahui, sepeda motor itu milik Nur Ichsan yang ditipu oleh D.

Nur Ichsan sebelumnya menggadaikan sepeda motor itu kepada D yang berjanji akan mengembalikan kendaraan setelah Ichsan melunasi pinjaman. 

Baca selengkapnya di sini. 

Mandala Shoji serahkan diri

Terpidana kasus pelanggaran pemilu yang juga calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) Mandala Abadi Shoji menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat sore. 

Jaksa Kejari Jakarta Pusat Andri Saputra mengungkapkan, Mandala datang ditemani oleh keluarga beserta kuasa hukumnya Elza Syarief.

Keberadaan Mandala sempat tidak diketahui dan Kejari menyatakan menunggu dia untuk datang menyerahkan diri sebelum batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya. 

Baca selengkapnya: Mandala Shoji Ditahan di Lapas Salemba

Mandala bersama rekannya dari PAN, Lucky Andriani, dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Mereka terbukti melakukan pelanggaran pemilu saat berkampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat, pada 19 Oktober 2018. 

Baca selengkapnya di sini

Cerita penjual warung nasi lewat lubang

Sejumlah pemilik warung nasi yang menjajakan dagangannya lewat lubang di parkiran Grand Lucky, kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, berbagi pengalaman selama mereka berjualan. 

Salah satunya adalah pengalaman tidak dibayar oleh pelanggan. Menurut Warti, salah satu pemilik warung, biasanya pelanggan yang tidak membayar adalah pekerja proyek di sekitar. 

Pemilik warung nasi lainnya yang bernama Rini juga mengalami hal serupa. Dari pengalamannya, pelanggan yang kebanyakan sopir suka bergegas pergi dan belum membayar karena panggilan tugas oleh bos mereka. 

Baca selengkapnya: Pemilik Warung Nasi lewat Lubang Bisa Dapat Rp 3.000.000 Per Hari

Meski begitu, para pemilik warung nasi itu melihat pengalaman mereka sebagai dinamika dalam berdagang. Pada kenyataannya, lebih banyak pelanggan yang membayar dengan semestinya ketimbang yang tidak bayar. 

Baca selengkapnya di sini



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tambah 3.786, Angka Penambahan Harian Tertinggi Sejak Pandemi

Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tambah 3.786, Angka Penambahan Harian Tertinggi Sejak Pandemi

Megapolitan
Basarnas Pastikan Tanda SOS di Pulau Laki Hoaks

Basarnas Pastikan Tanda SOS di Pulau Laki Hoaks

Megapolitan
Tak Laku Dijual karena Mahal, Daging Sapi Dibuang hingga Dikonsumsi Pedagangnya

Tak Laku Dijual karena Mahal, Daging Sapi Dibuang hingga Dikonsumsi Pedagangnya

Megapolitan
Pusat Diminta Pimpin Penanganan Covid-19 di Jabodetabek, DPRD DKI: Wajar Anies Angkat Tangan

Pusat Diminta Pimpin Penanganan Covid-19 di Jabodetabek, DPRD DKI: Wajar Anies Angkat Tangan

Megapolitan
Hoaks Seputar Sriwijaya Air SJ 182, Mulai dari Bayi Selamat hingga Tanda SOS di Pulau Laki

Hoaks Seputar Sriwijaya Air SJ 182, Mulai dari Bayi Selamat hingga Tanda SOS di Pulau Laki

Megapolitan
Kronologi Kasus Pasien dan Perawat Mesum di RSD Wisma Atlet, Berawal dari Aplikasi Kencan hingga Penetapan Tersangka

Kronologi Kasus Pasien dan Perawat Mesum di RSD Wisma Atlet, Berawal dari Aplikasi Kencan hingga Penetapan Tersangka

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Mogok, Tukang Bakso di Pasar Koja Baru Tak Bisa Berjualan

Pedagang Daging Sapi Mogok, Tukang Bakso di Pasar Koja Baru Tak Bisa Berjualan

Megapolitan
Langgar Hak Cipta Tugu Selamat Datang, Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Langgar Hak Cipta Tugu Selamat Datang, Grand Indonesia Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

Megapolitan
Besok, Polisi Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad di Rumah Ricardo Gelael

Besok, Polisi Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Pesta Raffi Ahmad di Rumah Ricardo Gelael

Megapolitan
Jual Impas Daging Rp 120.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Enggak Kuat Harga Segitu

Jual Impas Daging Rp 120.000 Per Kg, Pedagang: Pembeli Enggak Kuat Harga Segitu

Megapolitan
Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Wajar Anies Minta Pusat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Wajar Anies Minta Pusat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Istri Isa Bajaj

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Istri Isa Bajaj

Megapolitan
Selama PPKM, Terminal Bus Kalideres Buka Posko Rapid Test Antigen Gratis

Selama PPKM, Terminal Bus Kalideres Buka Posko Rapid Test Antigen Gratis

Megapolitan
LaporCovid-19: Kenapa Data BOR DKI Masih 80 Persen Sementara Kenyataannya Sudah 100 Persen?

LaporCovid-19: Kenapa Data BOR DKI Masih 80 Persen Sementara Kenyataannya Sudah 100 Persen?

Megapolitan
Pedagang: Jual Daging Sapi Mahal Enggak Laku, Kalau Murah Kami Rugi

Pedagang: Jual Daging Sapi Mahal Enggak Laku, Kalau Murah Kami Rugi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X