Putuskan Cawagub DKI, Gerindra dan PKS Akan Bahas Hasil "Fit and Proper Test"

Kompas.com - 10/02/2019, 11:56 WIB
Tiga calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta seusai menemui Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARITiga calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta seusai menemui Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif mengatakan, Gerindra DKI akan bertemu dengan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta sebelum memutuskan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta.

Kedua pihak akan membahas hasil uji kepatutan dan kelayakan yang telah diserahkan tim panelis.

"Parpol pengusung (Gerindra dan PKS) akan bertemu, kemungkinan besok," ujar Syarif saat dihubungi Kompas.com, Minggu (10/2/2019).

Baca juga: Mengerucut, 2 Nama Cawagub DKI Diserahkan ke Gerindra dan PKS

Dalam hasil uji kepatutan dan kelayakan, kata Syarif, tim panelis merekomendasikan kandidat kuat, kandidat lemah, dan kandidat yang tidak direkomendasikan menjadi cawagub.

Tim panelis juga memberikan beberapa catatan terkait kandidat yang kuat dan yang lemah.

Syarif menyebut catatan-catatan yang diberikan tim panelis itu harus dirembukkan kembali oleh pimpinan Gerindra dan PKS DKI sebelum akhirnya membuat keputusan dan menyerahkan dua nama cawagub ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: PKS Sebut 3 Cawagub DKI yang Dipilih Bukan Orang Sembarangan

"Ada beberapa notes yang disampaikan pada pimpinan partai. Pimpinan partai harus mendiskusikan kembali hasil rekomendasi tim fit and proper," kata dia.

Syarif yang juga anggota panelis itu mengetahui nama-nama kandidat yang direkomendasikan kepada Gerindra dan PKS. Namun, dia tidak mau menyebutkannya.

"Rekomendasinya ada yang kuat, ada yang lemah, dan tidak rekomendasi. Saya enggak menyebut nama ya, enggak etis," ucap Syarif.

Adapun tiga cawagub yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan adalah kader PKS Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu.

Sementara tim panelis yang menguji mereka, yakni Syarif, peneliti LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Megapolitan
4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

Megapolitan
Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Megapolitan
Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Saat Hindari Pohon Tumbang

Megapolitan
Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Kondisi Kendaraan Tidak Prima, Truk Trailer Tabrak Pembatas Tol Kemayoran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X