Warga di Sunter Jaya Senang Banyak Manfaat Positif Sejak Ada Larangan Merokok di Wilayahnya

Kompas.com - 11/02/2019, 14:37 WIB
Suasana di kawasan permukiman RT 013 RW 01 Sunter Jaya, Jakarta Utara, yang menerapkan aturan bebas asap rokok, Senin (11/2/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Suasana di kawasan permukiman RT 013 RW 01 Sunter Jaya, Jakarta Utara, yang menerapkan aturan bebas asap rokok, Senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com- Warga RT 013 RW 01 Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara, menyebut kebijakan bebas asap rokok di kawasan itu berpengaruh positif bagi lingkungan tersebut.

Sejumlah warga yang ditemui Kompas.com pada Senin (11/2/2019) menyatakan, kebijakan itu sukses menekan angka perokok di RT 013 RW 01 Sunter Jaya, Jakarta Utara.

"Aturan ini bagus sekali, saya suka. Suami saya dulu merokok sekarang tidak, anak mungkin masih merokok kalau di luar tapi kalau di sini sudah enggak. Setidaknya berkurang lah," kata Gia.

Gia juga merasa senang lantaran jalanan dan selokan di depan rumahnya kini bersih dari sampah puntung rokok. Kendati demikian, ia mengakui masih menemui beberapa orang yang kedapatan merokok.

Baca juga: Kampung Pelangi di Jakarta, Tinggalkan Kesan Kumuh dan Bebas Asap Rokok

Ningrum, warga lain, mengamini pernyataan Gia. Ia menyebut memang masih ada warga yang nekat merokok. Namun, kini mereka merokok secara sembunyi-sembunyi supaya tidak ditegur.

"Berkurang dari sebelumnya, kalau dulu merokoknya bar-bur-bar-bur. Sekarang sih masih ada beberapa tapi enggak sebanyak waktu dulu, kebanyakan ngumpet-ngumpet," ujar Ningrum.

Suasana di RT 013 RW 01 Sunter Jaya, Jakarta Utara, yang menerapkan kebijakan kawasan bebas asap rokok di permukiman itu, Senin (11/2/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Suasana di RT 013 RW 01 Sunter Jaya, Jakarta Utara, yang menerapkan kebijakan kawasan bebas asap rokok di permukiman itu, Senin (11/2/2019).

Ningrum melanjutkan, dirinya merasa terganggu dengan asap rokok terutama apabila sedang bersama anaknya yang masih berusia bayi.

"Perokok pasif kan lebih bahaya ya ketimbang perokok pasif. Kadang suka kesal aja kalau ada orang merokok di depan kita, kalau ditegur enggak bisa ya sudah kita yang menjauh," kata Ningrum.

Baca juga: Melihat Kampung Tanpa Rokok di Jakarta Utara

Sementara itu, Syafrizal seorang warga yang juga perokok ikut menyambut positif aturan itu. Sebagai perokok, ia pun menaati aturan dengan merokok di luar lingkungan RT.

"Ya kita kadang-kadang kalau ada yang merokok di jalan pun kita tegur karena di sini dilarang merokok, ya kita cari posisi yang lain lah," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, larangan merokok diterapkan di kawasan permukiman RT 013 RW 01 Kelurahan Sunter Jaya, Jakarta Utara sejak beberapa tahun yang lalu.

Sugimin, ketua RT setempat, mengklaim jumlah perokok di wilayahnya jauh berkurang setelah aturan itu diterapkan.

"Sekarang tinggal 35 persen lah perokoknya. Dulu awalnya lebih dari setengahnya merokok, hampir semua keluarga ada yang merokok," kata Sugimin.


Terkini Lainnya

BPP Laporkan Penghadangan Kampanye Prabowo di Surabaya ke Bawaslu

BPP Laporkan Penghadangan Kampanye Prabowo di Surabaya ke Bawaslu

Regional
TKD Jokowi-Ma'ruf: Ahmad Dhani dan Sandiaga 'Nggak Ngefek' di Jawa Timur

TKD Jokowi-Ma'ruf: Ahmad Dhani dan Sandiaga "Nggak Ngefek" di Jawa Timur

Regional
Prabowo: Pemimpin Tak Bisa Hanya untuk Satu Golongan Saja

Prabowo: Pemimpin Tak Bisa Hanya untuk Satu Golongan Saja

Regional
Kini BPJS Kesehatan Kota Tangerang Punya Layanan Autodebet

Kini BPJS Kesehatan Kota Tangerang Punya Layanan Autodebet

Megapolitan
Anggota ISIS Berjuluk Jihadi Jack Kangen Ibu dan Ingin Pulang ke Inggris

Anggota ISIS Berjuluk Jihadi Jack Kangen Ibu dan Ingin Pulang ke Inggris

Internasional
Sidik Jari di e-KTP Ungkap Identitas Mayat Wanita dalam Karung di Jepara

Sidik Jari di e-KTP Ungkap Identitas Mayat Wanita dalam Karung di Jepara

Regional
Sekjen Berkarya Pertanyakan Kesiapan KPU soal Surat Suara Tambahan

Sekjen Berkarya Pertanyakan Kesiapan KPU soal Surat Suara Tambahan

Nasional
Botswana Pertimbangkan Cabut Larangan Perburuan Gajah

Botswana Pertimbangkan Cabut Larangan Perburuan Gajah

Internasional
Pionir dan Misi Penerbangan Inspiratif yang Tercatat dalam Sejarah...

Pionir dan Misi Penerbangan Inspiratif yang Tercatat dalam Sejarah...

Internasional
Ikut Memerangi ISIS di Suriah, Mantan Tentara Swiss Dihukum

Ikut Memerangi ISIS di Suriah, Mantan Tentara Swiss Dihukum

Internasional
5 Fakta Ibu Hamil Dibunuh Suami di Bengkulu, Cekcok soal Ponsel hingga Nyaris Diamuk Massa

5 Fakta Ibu Hamil Dibunuh Suami di Bengkulu, Cekcok soal Ponsel hingga Nyaris Diamuk Massa

Regional
Tak Ingin Diusir Lagi dari Klub Malam, Pria Ini Tato KTP di Tangannya

Tak Ingin Diusir Lagi dari Klub Malam, Pria Ini Tato KTP di Tangannya

Internasional
Ulama dan Santri Kota Tasik Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul Sampai 70 Persen

Ulama dan Santri Kota Tasik Yakin Jokowi-Ma'ruf Unggul Sampai 70 Persen

Regional
Mer-C Kirim 32 Relawan Bangun Rumah Sakit di Jalur Gaza

Mer-C Kirim 32 Relawan Bangun Rumah Sakit di Jalur Gaza

Megapolitan
Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Rakyat Kita Susah dan Kelaparan?

Prabowo: Untuk Apa Merdeka Kalau Rakyat Kita Susah dan Kelaparan?

Nasional

Close Ads X