Gerindra DKI: PKS Kurang Hormati Fatsun Politik

Kompas.com - 11/02/2019, 17:47 WIB
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif (kedua dari kiri) dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo (ketiga dari kiri) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif (kedua dari kiri) dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo (ketiga dari kiri) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarif menilai, sikap DPW Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) DKI Jakarta yang telah mengumumkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI tidak etis.

Sebab, dua nama cawagub diumumkan sebelum berembuk dengan Gerindra DKI.

"Saya mengatakan enggak salah, cuma enggak etis aja," ujar Syarif saat dihubungi, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Ini Dua Nama Cawagub DKI Terpilih


Syarif menjelaskan, dalam fatsun (sopan santun) politik kedua partai, PKS dan Gerindra seharusnya berembuk terlebih dahulu untuk membahas hasil fit and proper test. Setelah itu, barulah dua nama cawagub DKI diumumkan.

"Setelah rembukan, disepakati, baru kemudian diumumkan," kata Syarif.

"Saya mengatakan bahwa PKS kurang menghormati fatsun politik," katanya.

Baca juga: 2 Nama Cawagub DKI Batal Diserahkan ke Anies Hari Ini

Menurut Syarif, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik telah menelepon pimpinan PKS DKI untuk bertemu pada Selasa (12/2/2019) esok.

Pertemuan diadakan untuk membahas catatan-catatan hasil fit and proper test dan membuat kesepakatan bersama.

"Ini lho ada catatannya walaupun misalnya nanti di ujung kesepakatan itu tidak mengubah posisi dua nama, itu kan nanti," ucap Syarif.

Baca juga: Anies Harap Penentuan Cawagub DKI Segera Diselesaikan Gerindra-PKS

Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo sebelumnya mengatakan, PKS dan Partai Gerindra sepakat memilih Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai cawagub DKI Jakarta.

Agung dan Syaikhu merupakan kader PKS. Agung saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, sementara Syaikhu adalah mantan Wakil Wali Kota Bekasi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Megapolitan
Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Megapolitan
Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Megapolitan
Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Close Ads X