Alun-alun Depok Tahap II Akan Dibangun Maret 2019

Kompas.com - 11/02/2019, 18:42 WIB
Alun-alun Depok (Lapangan futsal dan bola basket), Senin (6/2/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAAlun-alun Depok (Lapangan futsal dan bola basket), Senin (6/2/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com– Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan, pihaknya akan mulai membangun alun-alun tahap II pada Maret 2019 mendatang.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam proses pengajuan proposal untuk pembangunan alun-alun tahap dua.

“Kita berharap di awal-awal Maret ini sudah mulai lelang dan proses pengerjaan fisik,” ucap Dudi saat dikonfirmasi, Senin (12/2/2019).

Dudi menjelaskan pembangunan tahap II akan dimulai setelah pembangunan tahap I rampung.


“Mau tidak mau tahap I harus selesai pada 17 Februari ini, pengerjaan emang tinggal 6 persen lagi (finishing). Karena ini sudah masuk tempo yang pengerjaan proyek nyeberang tahun 50 hari kalender waktunya,” ujar Dudi.

Baca juga: Sebentar Lagi Kota Depok Punya Alun-alun, Ada Skatepark hingga Wall Climbing

Ia menjelaskan dalam pembangunan alun-alun tahap 2 terdapat 10 komponen fasilitas yang akan segera dibangun di lahan seluas 1,8 Hektar.

Jumlah luas keseluruhan alun-alun adalah 3,6 hektare.

“Nanti akan dibangun greenhouse, jembatan utama, kolam retensi, lapangan terbuka hijau, pendopo, taman lansia, children playground, galeri (2 lantai), co-working space, dan menara pandang,” ungkapnya.

Dudi berharap, pembangunan alun-alun ini bisa rampung pada bulan Desember 2019 sehingga dapat segera digunakan oleh masyarakat.

“Kita berharap di awal-awal ini sudah mulai lelang, jadi sebelum Desember 2019 tahap 2 sudah selesai,” jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamera Analog Kembali Digandrungi, Ini Surga Bagi Pencintanya di Jakarta

Kamera Analog Kembali Digandrungi, Ini Surga Bagi Pencintanya di Jakarta

Megapolitan
Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X