Pemilik Mobil Diberi Waktu 2 Hari Pindahkan Kendaraan dari Kolong Tol Becakayu

Kompas.com - 11/02/2019, 21:35 WIB
Kolong Tol Becakayu yang dijadikan lokasi parkir liar, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)KOMPAS.com/ Ryana Aryadita Kolong Tol Becakayu yang dijadikan lokasi parkir liar, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com — Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur memberi waktu dua hari bagi para pemilik mobil untuk tidak lagi memarkirkan kendaraan mereka di kolong Tol Becakayu.

"Tadi mereka minta waktu dua hari. Kalau setelah dua hari enggak dipindah, akan kami tindak. Hari ini sosialisasi dulu," ucap Komandan Regu Penindakan Sudinhub Jakarta Timur Saptono di Jalan Inspeksi Saluran Kali Malang, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019).

Sosialisasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat melalui aplikasi Citizen Relation Management (CRM) yang mengeluhkan banyaknya kendaraan roda empat yang diparkir di area tersebut.

Baca juga: Kolong Tol Becakayu Jadi Showroom Mobil Bekas


"Giat kali ini kami berdasarkan laporan CRM adanya parkir liar di sepanjang jalan layang Becakayu. Maka, langkah awal kami melakukan sosialisasi. Kami tadi bicarakan sama pemilik mobil. Kami diskusikan solusinya," ujarnya. 

Saptono mengatakan, lahan itu tidak hanya dimanfaatkan warga sekitar. Para pelaku usaha mobil bekas juga memarkirkan puluhan mobil di kolong.

Terlihat pula sebuah truk pengangkut motor juga terparkir di sana. 

"Aturannya enggak boleh. Kali di pinggir ini masih wilayah jalan tol, tidak boleh dipergunakan. Pertama karena mengganggu keindahan. Ini kan pinggir kali, masa ada kendaraan yang jaraknya 1 meter seperti itu. Lagi pula ini juga ada pembatasnya," ujar Saptono.

Pihaknya akan melakukan pemantauan di sekitar ruas jalan tersebut agar tidak lagi dimanfaatkan sebagai lokasi parkir liar.

Pihaknya juga meminta pengelola Tol Becakayu, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), untuk melapor jika kejadian serupa terulang kembali. 

Sebelumnya, ruas jalan di kolong Tol Becakayu dijadikan parkir liar.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, deretan mobil diparkir di kolong tol di Jalan Inspeksi Saluran Kali Malang, Jakarta Timur, tepatnya dekat Universitas Borobudur hingga ke ujung jembatan layang yang mengarah ke Cawang.

Tak hanya kendaraan pribadi, sebuah truk pengangkut motor dari diler kendaraan diparkir di sana.


Terkini Lainnya

Jaksa Siapkan 25 Saksi untuk Sidang Lanjutan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Jaksa Siapkan 25 Saksi untuk Sidang Lanjutan Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Megapolitan
Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dilanjut Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dilanjut Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Dubes Australia akan Temui MUI Bahas Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru

Dubes Australia akan Temui MUI Bahas Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru

Nasional
Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Ahli Hukum, tapi Saya Enggak Bodoh-bodoh Amat

Ratna Sarumpaet: Saya Bukan Ahli Hukum, tapi Saya Enggak Bodoh-bodoh Amat

Megapolitan
Miliki Fasilitas Penyakit Jantung, RS Soekarno Bangka Siap Tampung Caleg Gagal Pemilu

Miliki Fasilitas Penyakit Jantung, RS Soekarno Bangka Siap Tampung Caleg Gagal Pemilu

Regional
Pengacara Terima Putusan Hakim yang Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet

Pengacara Terima Putusan Hakim yang Tolak Eksepsi Ratna Sarumpaet

Megapolitan
KPK Minta DPR Percepat Pembahasan UU Tipikor

KPK Minta DPR Percepat Pembahasan UU Tipikor

Nasional
Pemilik Penangkaran Laporkan soal Ratusan Hiu Mati Mendadak ke Polisi

Pemilik Penangkaran Laporkan soal Ratusan Hiu Mati Mendadak ke Polisi

Regional
Penjelasan Fadli Zon tentang Kehadirannya dalam Munajat 212...

Penjelasan Fadli Zon tentang Kehadirannya dalam Munajat 212...

Megapolitan
Maki Polisi di Media Sosial, Mantan Napi Dibekuk

Maki Polisi di Media Sosial, Mantan Napi Dibekuk

Regional
Soal Transportasi Jabodetabek, Jokowi Minta Tak Ada Lagi Ego Sektoral

Soal Transportasi Jabodetabek, Jokowi Minta Tak Ada Lagi Ego Sektoral

Nasional
Program Kesehatan Kedua Kandidat Dinilai Tak Memiliki Perbedaan Mencolok

Program Kesehatan Kedua Kandidat Dinilai Tak Memiliki Perbedaan Mencolok

Nasional
Longsor, Jalan Waena-Sentani Sempat Tertutup Material

Longsor, Jalan Waena-Sentani Sempat Tertutup Material

Regional
Trump Ancam Acara Komedi yang Kerap Meledeknya

Trump Ancam Acara Komedi yang Kerap Meledeknya

Internasional
Data PoliticaWave soal Percakapan Netizen: Ma'ruf 58,26 Persen, Sandiaga 41,74 Persen

Data PoliticaWave soal Percakapan Netizen: Ma'ruf 58,26 Persen, Sandiaga 41,74 Persen

Nasional

Close Ads X