Kompas.com - 12/02/2019, 16:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan, tim penyidik memeriksa dokter yang melakukan visum terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga dianiaya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Pemeriksaan dilakukan di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2019).

"Diperiksa di kantornya karena data (hasil visum) enggak boleh keluar," kata Jerry melalui pesan singkat, Selasa.

Baca juga: Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Dokter yang Visum Pegawai KPK

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut, awalnya dokter yang melakukan visum itu direncanakan diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya hari ini pukul 13.30 WIB.

"Kami mintai keterangan berkaitan dengan kegiatan visum. Kami tunggu saja (hasil pemeriksaannya)," ujar Argo.

Sebelumnya, tim penyidik telah menerima hasil visum terkait kasus dugaan penganiayaan pada dua pegawai KPK.

Hasil visum itu menunjukkan adanya luka di bagian hidung pada pegawai KPK.

Adapun KPK dan Pemprov Papua terlibat saling lapor ke Polda Metro Jaya terkait insiden dugaan penganiayaan yang terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (3/2/2019) dini hari.

Baca juga: Pihak Pemprov Papua Bantah Adanya Kekerasan Fisik terhadap Pegawai KPK

Polisi menyebut kejadian dugaan penganiayaan itu terjadi saat staf Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua belum mengetahui bahwa keduanya adalah pegawai KPK yang kala itu sedang bertugas menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi.

Pada hari Minggu, KPK langsung melaporkan Pemprov Papua ke Polda Metro Jaya atas dugaan penganiayaan terhadap dua pegawainya yang sedang bertugas tersebut.

Sehari setelahnya, Pemprov Papua juga melaporkan balik penyelidik KPK atas dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Epidemiolog Ingatkan Masih Ada PR Vaksinasi Primer dan Booster

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Epidemiolog Ingatkan Masih Ada PR Vaksinasi Primer dan Booster

Megapolitan
Tilang Elektronik dengan Sederet Permasalahan yang Masih Menghantui, dari Pemalsuan Nopol hingga Salah Tilang

Tilang Elektronik dengan Sederet Permasalahan yang Masih Menghantui, dari Pemalsuan Nopol hingga Salah Tilang

Megapolitan
Polisi Sebut Ada Motif Asmara dalam Kasus Penusukan Pria yang Sedang Nongkrong di Danau Segara Jaya

Polisi Sebut Ada Motif Asmara dalam Kasus Penusukan Pria yang Sedang Nongkrong di Danau Segara Jaya

Megapolitan
Saat Tilang Manual Akan Kembali Diterapkan, Ini Alasannya…

Saat Tilang Manual Akan Kembali Diterapkan, Ini Alasannya…

Megapolitan
Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Kalibata City, Kepala Korban Terbentur 3 Kali

Balita Tewas Dianiaya Pacar Ibunya di Kalibata City, Kepala Korban Terbentur 3 Kali

Megapolitan
Libur Natal dan Tahun Baru, Tidak Ada Penambahan Armada Bus di Terminal Kalideres

Libur Natal dan Tahun Baru, Tidak Ada Penambahan Armada Bus di Terminal Kalideres

Megapolitan
Polisi Taburi Pasir di Atas Tumpahan Oli akibat Kecelakaan Tunggal Mini Bus di Grogol

Polisi Taburi Pasir di Atas Tumpahan Oli akibat Kecelakaan Tunggal Mini Bus di Grogol

Megapolitan
Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Sodomi Santri di Pesantren Tangsel

Polisi Bakal Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Sodomi Santri di Pesantren Tangsel

Megapolitan
Sebelum Dilempar, Balita yang Tewas di Kalibata City Juga Dibenturkan ke Dinding Saat Ganti Popok

Sebelum Dilempar, Balita yang Tewas di Kalibata City Juga Dibenturkan ke Dinding Saat Ganti Popok

Megapolitan
Plaza Semanggi Semakin Sepi Pengunjung, Pengamat: Mal Tak Lagi Jadi Sentra Barang Mewah, Tapi...

Plaza Semanggi Semakin Sepi Pengunjung, Pengamat: Mal Tak Lagi Jadi Sentra Barang Mewah, Tapi...

Megapolitan
Melaju Sejak 2018, Kereta MRT Diperiksa Besar-besaran untuk Pertama Kali

Melaju Sejak 2018, Kereta MRT Diperiksa Besar-besaran untuk Pertama Kali

Megapolitan
Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Indahnya Ornamen Natal di Margo City, Pengunjung: Apalagi Saat Malam, Kelihatan Mewah...

Megapolitan
Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Polda Metro Terapkan Lagi Tilang Manual untuk 4 Pelanggaran Ini

Megapolitan
Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pengamat: Persaingan Mal di Jabodetabek Semakin Ketat

Megapolitan
Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Mobil SUV Tabrak Pembatas Jalur Bus Transjakarta di Koja, Puing-puingnya Kena Pengendara Lain

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.