Minimalisir Sampah Plastik, PPSU Pulau Tidung Buat "Ecobrick" dari Botol Bekas

Kompas.com - 12/02/2019, 17:02 WIB
Petugas PPSU Pulau Tidung membuat ecobrick dari sampah-sampah plastik Dokumentasi/Lurah Pulau TidungPetugas PPSU Pulau Tidung membuat ecobrick dari sampah-sampah plastik

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, didorong membuat ecobrick atau bata ramah lingkungan yang terbuat dari sampah plastik.

Lurah Pulau Tidung Cecep Suryadi menyatakan, pembuatan ecobrick tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengolah sampah plastik di Pulau Tidung.

Baca juga: Plastic Hunter, Pungut Sampah Plastik Sambil Menjemput Rezeki di CFD

" Ecobrick ini memanfaatkan botol bekas minum terutama yang 600 mililiter. Tujuannya mengurangi sampah plastik yang ada di Kepulauan Seribu, khususnya Pulau Tidung," kata Cecep kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).


Cecep menuturkan, botol-botol bekas minum itu nantinya akan diisi sampah plastik yang berukuran lebih kecil supaya botol-botol bekas itu lebih padat.

Setelah dipadatkan, ecobrick akan disusun sedemikian rupa supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

"Nanti dengan tekanan tertentu, berat tertentu sehingga ecobrick ini menjadi lebih kuat untuk dijadikan kursi, pembatas taman, kaki meja, sehingga mengurangi sampah plastik," ujar Cecep.

Cecep mengklaim, jumlah sampah plastik di Pulau Tidung sudah jauh berkurang. Sebab, selain pembuatan ecobrick yang sudah berjalan selama dua minggu, Pulau Tidung juga memiliki sejumlah bank sampah yang aktif beroperasi.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, PNS Jakarta Utara Diminta Bawa Tumbler Sendiri

"Justru sekarang sampah plastik susah ditemui karena rebutan antara bank sampah dan PPSU untuk bikin ecobrick," kata Cecep.

Di samping itu, para petugas PPSU dan aparatur sipil negara Kelurahan Pulau Tidung juga diimbau membawa botol minum (tumbler) guna menekan jumlah sampah plastik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X