Kejar Bandung dan Surabaya, Pemprov DKI Buat "Masterplan" RTH

Kompas.com - 12/02/2019, 18:56 WIB
Taman Menteng, Jakarta Pusat, dilihat dari udara, Jumat (6/2/2015). Ruang terbuka hijau menjadi salah satu penyeimbang dan oasis di tengah belantara gedung kota.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Taman Menteng, Jakarta Pusat, dilihat dari udara, Jumat (6/2/2015). Ruang terbuka hijau menjadi salah satu penyeimbang dan oasis di tengah belantara gedung kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat masterplan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di DKI Jakarta.

Rancangan ini dibuat demi mengejar ketertinggalan DKI dari Kota Bandung dan Surabaya yang sudah lebih dahulu memiliki program perencanaan pembangunan RTH.

"Pak Anies di awal kerjanya langsung melihat ini masterplan-nya enggak ada, makanya (selama ini) kami membangun ruang terbuka hijaunya definisinya sesuai dengan kebutuhan. Kami tanya masyarakat butuhnya apa segala macam, ternyata kan pemerintah harus berperan, aturan harus jelas," kata Kepala Seksi Perencanaan Pertamanan Dinas Kehutanan DKI Jakarta Herdianto kepada wartawan di gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Rp 13 Miliar Disiapkan untuk Bangun 9 Taman Maju Bersama di Jaktim

Dalam masterplan ini, nanti akan diatur seluruh detail dari pembangunan RTH di Jakarta.

Mulai dari sifatnya apakah itu RTH aktif yang dapat dikunjungi warga untuk berekreasi atau RTH pasif yang berfungsi sebagai hutan kota, hingga tema dari RTH yang akan dibangun.

Lebih lanjut, Herdianto menyebut masterplan ini sangat dibutuhkan agar jika terjadi pertukaran pemerintah, kebijakan pembangunan RTH tidak ikut berubah.

Dalam penyusunan masterplan ini, Dinas Kehutanan akan melibatkan berbagai pihak agar apa yang dicanangkan sesuai dengan kebutuhan.

"Jadi di sini yang terlibat tim dari akademisi ada dari ITB, tentunya juga tenaga ahli itu kami undang sebagai narasumber dan tentunya yang terlibat masyarakat, stakeholder swasta juga kami undang, komunitas segala macamnya karena mereka akan mengisi kegiatan-kegiatan di sana," ujar Herdianto. 

Masterplan ini direncanakan selesai dalam dua bulan ke depan. Nantinya, masterplan itu akan diajukan oleh Dinas Kehutanan sebagai Pergub dan diusahakan menjadi Perda.

Baca juga: 9 Taman Maju Bersama Bakal Dibangun di Jakarta Timur, Ini Lokasinya

Pembuatan masterplan ini dilakukan seiring dengan akan dievaluasinya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi DKI Jakarta pada tahun ini.

"Masterplan ruang terbuka hijau itu turunan, kalau dibicarakan concept plan itu kan RTRW itu sudah ada, tapi RTRW itu kan dievaluasi per sepuluh tahun, kebetulan ini momennya sekarang nih tahun 2019 lagi di-review," jelas Herdianto.


Terkini Lainnya


Close Ads X