Cegah Parkir Liar, Kolong Tol Becakayu Akan Dipasangi Pagar

Kompas.com - 12/02/2019, 19:41 WIB
Kolong Tol Becakayu yang dijadikan lokasi parkir liar, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)KOMPAS.com/ Ryana Aryadita Kolong Tol Becakayu yang dijadikan lokasi parkir liar, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pengelola Tol Becakayu berencana memasang pagar untuk membatasi Tol Becakayu agar tak digunakan sebagai tempat parkir.

Rencana tersebut masih dibahas bersama pemerintah kota dan BBWSCC (Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane) karena bantaran kali akan dinormalisasi.

"Ini sedang kita atur tapi sekarang kita rapikan dulu. Pagar ini memang kita sudah sarankan, tapi masih kita koordinasikan dengan pihak BBWSCC soal batas pagarnya karena mereka terkait normalisasi. Kalau kita pagari semua ya enggak bisa normalisasi," ujar Manager Operasional PT KKDM Ayuda Prihantoro saat ditemui di kantor KKDM, Jalan Inspeksi Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Pengelola Becakayu Bantah Jadikan Kolong Tol Showroom Mobil

Dengan memasang pagar tersebut, PT KKDM berharap warga tak lagi memanfaatkan kolong tol tersebut. Sebelumnya pernah dipasangi barier, tetapi akhirnya digeser warga.

"Sudah dipasang barier lalu digeser. Itu barier kita pasang dari awal tol beroperasi. Saat ini kita upayakan melalui pemerintah daerah, dalam hal ini pihak Wali Kota, Kecamatan, Kelurahan untuk sama-sama bisa realisasikan," ucapnya.

Manager Operasional PT KKDM Ayuda Prihantoro selaku pengelola tol Becakayu saat ditemui di kantornya Selasa (12/2/2019)Kompas.com/Ryana Aryadita Manager Operasional PT KKDM Ayuda Prihantoro selaku pengelola tol Becakayu saat ditemui di kantornya Selasa (12/2/2019)

Selain memasang pagar, ke depannya lahan yang saat ini digunakan sebagai tempat parkir akan dibuat taman.

"Ada rencana sebagian untuk taman. Program ke depannya kami kerjasama dengan pemerintah daerah. Kami sudah minta izin kepada BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) kalau lahan di bawah kolong ini mau kita jadikan taman," kata dia.

Baca juga: Pemilik Mobil Diberi Waktu 2 Hari Pindahkan Kendaraan dari Kolong Tol Becakayu

Pembuatan taman ini akan diwujudkan setelah pengerjaan konstruksi seluruh Tol Becakayu selesai.

Sebelumnya, ruas jalan di kolong Tol Becakayu dijadikan parkir liar.

Pantauan Kompas.com di lokasi Senin (11/2/2019), deretan mobil diparkir di kolong tol di Jalan Inspeksi Saluran Kali Malang, Jakarta Timur, tepatnya dekat Universitas Borobudur hingga ke ujung jembatan layang yang mengarah ke Cawang.

Tak hanya kendaraan pribadi, sebuah truk pengangkut motor dari dealer kendaraan diparkir di sana.

Meski begitu, Manajer Operasional PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) Ayuda Prihantoro selaku pengelola Tol Becakayu mengatakan, parkir liar hingga showroom mobil bekas di kolong tol adalah ilegal.

Pihaknya mengaku sudah sering melarang bahkan menutupi area tersebut agar tak digunakan parkir.

Namun, lanjut dia, masih ada oknum membandel.


Terkini Lainnya

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Iran Luncurkan Latihan Angkatan Laut di Rute Pelayaran Global

Internasional
Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Gubernur Sulut Beberkan Pencapaian 10 Program Prioritasnya

Regional
Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Dua Perempuan Saudi Mengaku Kabur dan Dicegat di Bandara Hong Kong

Internasional
Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Anggota DPRD Buru Selatan Sengaja Menghilang karena Kecewa Dipecat

Megapolitan
Pejabat  yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Pejabat yang Tembak Bocah 8 Tahun di Ambon Resmi Jadi Tersangka

Regional
Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Setelah Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Juga Harus Terbuka

Nasional
Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Soal Senam di Sajadah, Bawaslu Jakbar Sebut Keterangan Saksi Beda dengan yang Viral di Medsos

Megapolitan
Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Memohon Agar Ambulans Dapat Lewat, Seorang Ibu di China Bersujud di Tengah Jalan

Internasional
Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Kabut Asap di Bengkalis, Warga Terserang Penyakit Batuk hingga Sesak Napas

Regional
Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Cuaca Buruk, KRL Tanah Abang-Rangkasbitung Gangguan Sinyal

Megapolitan
Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Sejumlah Tips Hadapi Banjir

Megapolitan
Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Tipu 96.000 Jemaah Umrah, Istri Bos Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Regional
Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Wapres Kalla Minta Para Gubernur Perbanyak Industri di Daerah

Nasional
Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Diiringi Tangis Pilu, Puluhan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak PLTU

Regional
Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Disangka Penyelundup Manusia, Pembuat Film asal Jerman Dihajar Warga Rohingya

Internasional

Close Ads X