Pembangkit Listrik TPST Bantargebang Bisa Olah 100 Ton Sampah Per Hari

Kompas.com - 12/02/2019, 22:26 WIB
Wajah baru TPST Bantargebang, Jumat (10/11/2017). Tempat pengelolaan sampah tersebut mencoba beberapa perubahan setelah swakelola oleh pemprov DKI Jakarta, September 2016 lalu. Pembangunan ruang terbuka hijau salah satunya membantu merubah wajah TPSTKompas.com/Setyo Adi Wajah baru TPST Bantargebang, Jumat (10/11/2017). Tempat pengelolaan sampah tersebut mencoba beberapa perubahan setelah swakelola oleh pemprov DKI Jakarta, September 2016 lalu. Pembangunan ruang terbuka hijau salah satunya membantu merubah wajah TPST

JAKARTA,  KOMPAS.com - Pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang dibangun di TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, ditargetkan rampung akhir Maret 2019.

PLTSa dibangun atas kerja sama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, PLTSa Bantargebang nantinya mampu mengolah 100 ton sampah per hari.

Baca juga: Sarana dan Prasarana Canggih yang Akan Dibangun di TPST Bantargebang


"Incenerator yang mampu olah sampah 100 ton per hari ini diharapkan selesai akhir Maret 2019," ujar Isnawa melalui pesan singkat, Selasa (12/2/2019).

Pada Selasa ini, Isnawa bersama Kepala BPPT Hammam Riza dan jajaran pejabat BPPT meninjau pembangunan PLTSa Bantargebang.

Isnawa menyebut, progres pembangunan PLTSa yang mulai dibangun pada 21 Maret 2018 itu hampir mencapai 90 persen.

Baca juga: Anies Minta Truk Sampah di TPST Bantargebang Rutin Dicuci untuk Hilangkan Bau

"Kepala BPPT meninjau dan mendengarkan laporan progres pembangunannya yang sudah mendekati 90 persen," kata dia. 

Dilansir dari laman web BPPT, www.bppt.go.id, Hammam Riza menuturkan, fasilitas pengolahan sampah dengan teknologi termal nantinya mampu menghasilkan 700 kilowatt listrik per hari.

"Teknologi ini pun dapat memusnahkan sampah hingga kapasitas 50-100 ton per hari dengan hasil listrik hingga 700 Kw," ujar Hammam.

Baca juga: Gedung Pusat Riset Akan Dibangun di TPST Bantargebang

Hammam menyampaikan, PLTSa Bantargebang dibangun untuk mengatasi masalah timbunan sampah di perkotaan yang makin menggunung.

"Ini pembangkit listrik tenaga sampah pertama di Indonesia sebagai solusi masalah timbunan sampah di kota-kota besar, khususnya DKI Jakarta," ucapnya.



Terkini Lainnya

Polisi Panggil Ustaz Sambo sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Polisi Panggil Ustaz Sambo sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Megapolitan
Syaikhu Terancam Batal Jadi Cawagub DKI

Syaikhu Terancam Batal Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polisi Akan Berikan Surat Panggilan Kedua kepada Amien Rais

Polisi Akan Berikan Surat Panggilan Kedua kepada Amien Rais

Megapolitan
Ini Barang Bukti yang Diamankan Saat Menggeledah Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Ini Barang Bukti yang Diamankan Saat Menggeledah Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Megapolitan
Saat Ditangkap, Lieus Sungkharisma Lakukan Perlawanan

Saat Ditangkap, Lieus Sungkharisma Lakukan Perlawanan

Megapolitan
Tidak Datang ke Kertanegara, Permadi Mengaku Tak Tahu Eggi Sudjana Serukan 'People Power'

Tidak Datang ke Kertanegara, Permadi Mengaku Tak Tahu Eggi Sudjana Serukan "People Power"

Megapolitan
Polisi Geledah 2 Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Polisi Geledah 2 Tempat Tinggal Lieus Sungkharisma

Megapolitan
Pengumuman Hasil Pemilu 2019, Jalan Raya Gudang Peluru Ditutup

Pengumuman Hasil Pemilu 2019, Jalan Raya Gudang Peluru Ditutup

Megapolitan
Permadi Diperiksa Polisi, Begini Klarifikasinya soal Ujaran Kebencian

Permadi Diperiksa Polisi, Begini Klarifikasinya soal Ujaran Kebencian

Megapolitan
Penusukan Pemuda di Setiabudi Saat SOTR Berawal dari Saling Ejek

Penusukan Pemuda di Setiabudi Saat SOTR Berawal dari Saling Ejek

Megapolitan
Jimly Asshidiqie: Orang Lagi Emosi, Caci Maki Tidak Usah Dituduh Makar

Jimly Asshidiqie: Orang Lagi Emosi, Caci Maki Tidak Usah Dituduh Makar

Megapolitan
Pemilihan Wagub, DKI Disarankan Belajar dari Jambi dan Riau

Pemilihan Wagub, DKI Disarankan Belajar dari Jambi dan Riau

Megapolitan
Terkait Robohnya Tembok SDN 11 Pasar Baru, 4 Orang Jadi Tersangka

Terkait Robohnya Tembok SDN 11 Pasar Baru, 4 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Tangkap 1.105 Preman dan 120 Kg Sabu-sabu, Polres Metro Jakbar Masuk Rekor Muri

Tangkap 1.105 Preman dan 120 Kg Sabu-sabu, Polres Metro Jakbar Masuk Rekor Muri

Megapolitan
Dokter Ani Hasibuan Laporkan Tamsh-news.com Terkait Berita Kematian Anggota KPPS

Dokter Ani Hasibuan Laporkan Tamsh-news.com Terkait Berita Kematian Anggota KPPS

Megapolitan

Close Ads X