Tertibkan Angkot Mangkal Sembarangan di Bekasi, Petugas Dishub Ribut dengan Sopir

Kompas.com - 13/02/2019, 14:00 WIB
Ilustrasi angkotKOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Ilustrasi angkot

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi ribut dengan sejumlah sopir Angkutan Perkotaan ( Angkot) di pinggir Jalan Sultan Agung, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @dishubbekasikota, terlihat sejumlah petugas Dishub bersitegang dengan sejumlah sopir angkot di Jalan tersebut.

Komandan Regu Dishub Kota Bekasi, Suriyanto mengatakan, kejadian itu berawal saat petugas Dishub menertibkan sopir angkot yang mengetem sembarangan di trotoar Jalan Sultan Agung pada Selasa (12/2/2019).

Informasi itu didapati dari masyarakat yang kerap terganggu kenyamanannya karena ada angkot yang mangkal sembarangan tersebut. Sejumlah angkot itu diketahui kerap mangkal di trotoar hingga mengganggu kenyamanan pejalan kaki.


Baca juga: Ada Rekayasa Lalin, Warga Nilai Kawasan Stasiun Bekasi Jadi Tidak Terlalu Semrawut

"Biasanya melawan, kalau ramai-ramai kan berani, dorong-dorongan aja sih. Bikin kumuh, memang harus ditertibkan karena itu enggak sesuai dengan peruntukannya," kata Suriyanto saat dikonfirmasi, Rabu (13/2/2019).

Dia menambahkan, angkot yang mangkal sembarangan itu juga kerap memutar balik di Jalan tersebut sehingga sering membuat arus lalu linta tersendat serta menganggetkan dan mengganggu kenyamanan pengendara yang melintas.

"Terus dia motong di situ akhirnya sering kecelakaan. Trotoar kan ada pembatas, makanya kita ada penyisiran angkot-angkot yang mengetem sembarangan," ujar Suriyanto.

Baca juga: Angkot dan Ojek Online yang Mengetem di Stasiun Bekasi Akan Ditilang

Diketahui, angkot yang kerap mangkal itu bernomor 20 jurusan Pulogadung. Suriyanto menambahkan, pihaknya terus menaruh personel untuk menjaga sepanjang trotoar di Jalan tersebut agar tidak dijadikan pemberhentian angkot.

"Antisipasinya ya kita siapkan personil kita ya persuasif saja, jadi tidak ada benturan, kita ngalah saja. Biar masyarakat yang menilai saja. Biasanya saya turunin satu regu 10 sampai 20 orang, kadang 8, kadang 10 (orang) lihat situasi saja," tutur Suriyanto.

Personil yang berjaga di sepanjang trotoar di Jalan Sultan Agung tersebut akan mengarahkan angkot untuk terus jalan dan tidak berhenti, serta mengimbau sopir angkot agar mangkal di Terminal Bekasi.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X