Saat Penanaman Eceng Gondok Mulai Membuahkan Hasil di Sunter

Kompas.com - 14/02/2019, 07:30 WIB
Kondisi Kali Inlet 3 Sunter yang ditanami eceng gondok, Rabu (13/2/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Kondisi Kali Inlet 3 Sunter yang ditanami eceng gondok, Rabu (13/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua bulan berlalu sejak uji coba penanaman eceng gondok di Kali Inlet 3 Sunter, Jakarta Utara, dilakukan pada Desember 2018. Penanaman eceng gondok itu merupakan salah satu strategi UPK Badan Air Jakarta Utara untuk memperbaiki kualitas air di sungai-sungai di kawasan itu.

Setelah dua bulan, Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Utara Lambas Sigalingging menyebutkan bahwa ada perbaikan kualitas air yang bisa dilihat secara kasat mata.

"Fakta di lapangan, yang selama ini agak bau sekarang tidak berbau. Lalu kemudian, dulu di sana tidak pernah ada orang mancing, sekarang jadi mancing berarti ada ikan dong," kata Lambas, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Begini Kesan Petugas Setelah Kali Inlet 3 Ditanami Eceng Gondok


Bau tidak sedap yang dahulu menyeruak kini memang sudah tidak tercium lagi. Warna air pun tampak lebih jernih dibanding sebelumnya.

Dahulu, air berwarna hitam pekat namun kini telah menjadi berwarna abu-abu keruh. Meski keruh, dasar aliran kali sudah bisa terlihat.

Samsudin, petugas UPK Badan Air yang sehari-hari bertugas di sana mengamini bahwa ada perubahan kualitas air setelah ditanami eceng gondok.

"Tambah bersih, Pak. Sekarang sudah enggak gatal. Waktu pertama dulu gatal-gatal, Pak. Tangan saya sampai bentol-bentol dulu," kata Samsudin yang kerap menceburkan diri ke kali demi membersihkan sampah.

Teten, petugas lain, menyebutkan dirinya kini mudah menemukan ikan yang berenang di kali sebagai penanda bahwa kualitas air sudah membaik.

"Sudah dua kali ketemu ikan mas. Untuk pertumbuhan ikan mas ini kan susah mas, berarti sudah ada perbaikan kondisi air. Kalau polutannya tinggi, ikan kan engga bisa berkembang biak," kata Teten.

Teten melanjutkan, dirinya juga kerap menemui pemancing ikan di sekitar Kali Inlet 3 Sunter. Menurut Teten, tidak sedikit pula ada orang yang menjala ikan ketimbang memancing.

Kendati demikian, Lambas tidak mau terburu-buru menyimpulkan bahwa itu semua pengaruh eceng gondok. Dia masih menunggu penjelasan dari hasil uji laboratorium sampel air yang diambil awal Januari lalu.

Baca juga: Sebulan Lebih Kali Ini Ditanam Eceng Gondok, Bagaimana Hasilnya?

"Hasil lab itu sudah keluar angka dan kami bandingkan angka pertama dan sebulan sangat signifikan perubahannya. Apakah angkanya mengarah lebih baik atau jelek kan, kami tidak tahu," ujar Lambas.

Tumbuhan eceng gondok mulai ditanam di Kali Inlet 3, Sunter, Jakarta Utara, Senin (3/12/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Tumbuhan eceng gondok mulai ditanam di Kali Inlet 3, Sunter, Jakarta Utara, Senin (3/12/2018).
Uji coba penanaman eceng gondok untuk memperbaiki kualitas air sungai di Jakarta Utara dimulai pada Desember 2018 di Kali Inlet 3 Sunter. Akar eceng gondok dinilai dapat menyerap racun yang ada di air sedangkan daunnya bisa meningkatkan estetika permukaan air.

Menurut rencana, uji coba itu akan berlangsung selama tiga bulan hingga Maret 2019. Bila sukses, penanaman eceng gondok akan dilanjutkan di sungai-sungai lainnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Olah TKP Selesai, GT Rawamangun dan Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kembali Dibuka

Megapolitan
Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Baru Bebas, Kris Hatta Ditangkap Lagi atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Ditangkap di Lapas, Pemasok Narkoba untuk Nunung Seorang Narapidana

Megapolitan
Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Tol Wiyoto Wiyono Arah Cawang Ditutup Sementara, Arus Kendaraan Dialihkan

Megapolitan
Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Tiba di Kantor Nasdem, Anies Bilang Tak Bahas Urusan Politik

Megapolitan
Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Tawuran di Petamburan, Warga Gunakan Petasan dan Batu

Megapolitan
Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Waspada Grooming, Modus Pencabulan Anak dengan Membangun Hubungan!

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Polisi Tangkap Pemasok Narkoba ke Nunung yang Sempat Buron

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Diundang Surya Paloh, Anies Mengaku Hanya Akan Bicara Jakarta

Megapolitan
Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Kebakaran Lahan Parkir di Pademangan, Belasan Kendaraan Ikut Hangus

Megapolitan
Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Semrawutnya Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Palmerah yang Bikin Stres...

Megapolitan
Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Ada Olah TKP Kecelakaan Truk Pertamina, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Pengacara Ini Akan Bersaksi untuk Kivlan Zen dalam Sidang Praperadilan

Megapolitan
Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Diundang Surya Paloh, Anies Direncanakan Datang ke DPP Nasdem

Megapolitan
Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Politisi Demokrat Keluhkan Revitalisasi Trotoar Cikini, Ini Kata Pemprov DKI

Megapolitan
Close Ads X