Partisipasi Warga Rendah, Pemkot Jakut Gelar Lomba Kerja Bakti

Kompas.com - 14/02/2019, 18:13 WIB
Sebanyak 70 petugas gabungan Barat melakukan kerja bakti di Kali Cibubur dan memperbaiki trotoar Jalan Krendang Utara, Tambora.TP Moan Simanjuntak / Beritajakarta.com Sebanyak 70 petugas gabungan Barat melakukan kerja bakti di Kali Cibubur dan memperbaiki trotoar Jalan Krendang Utara, Tambora.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara akan menggelar lomba kerja bakti antar-rukun warga di wilayah Jakarta Utara pada Minggu (24/2/2019) mendatang.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, lomba digelar untuk meningkatkan partisipasi warga dalam melakukan kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga: Nanti Saya Ajak Warga Kerja Bakti, Biar Tahu Enggak Enaknya Sampah Numpuk

"Kami manfaatkan momentum ini untuk menggerakkan masyarakat untuk aktif lagi kerja bakti gotong royong. Nah untuk memotivasi, salah satunya kami melakukan lomba seluruh RW untuk kerja bakti," kata Ali di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (14/2/2019).


Ali menuturkan, kegiatan kerja bakti sebetulnya telah rutin dilakukan di sejumlah RW di Jakarta Utara setiap Minggu pagi.

Namun, Ali menyebut warga yang mengikuti kerja bukti hanyalah kalangan tertentu seperti pengurus RT, pengurus RW, dan pengurus karang taruna.

"Enggak jauh dari pengurus RT, pengurus RW, PKK, karang taruna, LMK, orangnya itu-itu saja. Nah kami sekarang ingin mengajak lebih besar lagi," ujar Ali.

Baca juga: Di Daerah Ini, Ketahuan Buang Sampah Sembarangan Dihukum Kerja Bakti 2 Minggu

Adapun indikator penilaian dalam lomba ini antara lain jumlah warga yang berpartisipasi, luas wilayah yang dibersihkan, cara warga mengampanyekan kebersihan lingkungan, serta kebersihan lingkungan usai kerja bakti.

Ali mengatakan, lomba tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap 21 Februari.



Terkini Lainnya

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Viral Ojek Online Tetap Antar Makanan meski Motor Hilang, Begini Ceritanya...

Megapolitan
Ini Rencana Pengaturan 'Contra Flow' dan 'One Way' di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Ini Rencana Pengaturan "Contra Flow" dan "One Way" di Jalan Tol pada Lebaran 2019

Megapolitan
Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Proyek di Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan selama Arus Lebaran 2019

Megapolitan
PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

PT KAI Berangkatkan Kereta Mudik Gratis di Stasiun Pasar Senen

Megapolitan
Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Hari Pertama Penambahan Kereta Mudik, Stasiun Pasar Senen Banjir Penumpang

Megapolitan
Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Gerbang Tol Karang Tengah Barat 1 Direlokasi dan Tambah Gardu

Megapolitan
Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Omzet Pedagang Tanah Abang Meroket Usai Aksi 22 Mei

Megapolitan
Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Masyarakat Bagikan Bunga kepada TNI-Polri di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Jalan Depan Gedung Bawaslu Masih Ditutup

Megapolitan
Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Menkes Imbau Sopir Kendaraan Angkutan Lebaran Berisitirahat Tiap 4 Jam

Megapolitan
150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

150.000 Kendaraan Diprediksi Melintasi Tol Trans Jawa Setiap Hari Saat Musim Mudik

Megapolitan
Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Cerita Rajab Bisa Kembali Berjualan Setelah Bertemu Jokowi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Sandiaga Sebut Ada 50 Persen TPS yang Menyimpang Berdasarkan Laporan Masyarakat

Megapolitan
Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Pemudik Menggunakan Kereta Api Diprediksi Meningkat 3,9 Persen

Megapolitan
Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Pria dalam Video Viral Dipukuli Polisi Bukan Harun Rasyid...

Megapolitan

Close Ads X