Setelah Pucuk Menara, Kubah Masjid JIC Akan Diperbaiki

Kompas.com - 14/02/2019, 19:29 WIB
Bangunan Masjid Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, Kamis (14/2/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DBangunan Masjid Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, Kamis (14/2/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kubah Masjid Jakarta Islamic Center di Koja akan diperbaiki menyusul perbaikan pucuk menara masjid yang miring sejak Februari 2018 itu.

Ketua Komunitas Jakarta Mengaji Rezky Pratama mengatakan, kubah masjid mesti diperbaiki karena pihaknya menemukan sejumlah titik yang berlubang.

"Kubah masjid JIC yang bocor di beberapa titik yang harus segera diperbaiki agar jemaah bisa nyaman dalam ibadah terutama ketika hujan turun," kata Rezky kepada Kompas.com, Kamis (14/2/2019).

Komunitas Jakarta Mengaji yang dipimpin Rezky merupakan komunitas yang berinisiatif memperbaiki pucuk menara Masjid JIC.

Baca juga: Perbaikan Pucuk Menara Masjid JIC Pakai Penggalangan Dana Komunitas

Rezky menyampaikan, komunitasnya juga akan mempercantik menara masjid dengan mengecat ulang, memberi sentuhan lampu-lampu hias, serta memperindah area di sekitar menara.

"Kami menghitung estimasi anggaran perbaikan menara JIC secara totalnya mencapai Rp 500 juta," ujar Rezky.

Diberitakan sebelumnya, pucuk menara Masjid JIC yang miring sejak Februari 2018 lalu telah diperbaiki dan kini kembali tampak tegak.

Baca juga: Hampir Setahun Miring, Pucuk Menara Masjid JIC Selesai Diperbaiki

Pucuk menara Masjid JIC miring karena terdorong angin kencang akibat cuaca buruk yang terjadi pada Februari 2018.

Pelat-pelat besi yang seharusnya menyangga pucuk menara telah keropos dimakan usia sehingga tidak mampu menyangga pucuk yang tertiup angin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kriteria OTG Covid-19 yang Tak Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah

Ini Kriteria OTG Covid-19 yang Tak Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah

Megapolitan
3 Begal Ponsel di Kemayoran Ditangkap, Mereka Awalnya Ingin Tawuran

3 Begal Ponsel di Kemayoran Ditangkap, Mereka Awalnya Ingin Tawuran

Megapolitan
Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Pencuri Burung Murai di Kemayoran, Selalu Incar dan Buntuti Burung-burung Pemenang Kontes

Megapolitan
Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Razia di Indekos Bekasi, 5 Pasangan Tepergok Berbuat Mesum

Megapolitan
Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Rombongan Pemotor Bawa Celurit di Pondok Aren, Polisi Tangkap Dua Pemuda

Megapolitan
Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Kasus Positif Capai 1.206, Kota Bogor Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Susun Perda soal Covid-19 untuk Perkuat Penerapan Sanksi

Megapolitan
Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Temukan APK Dirinya dan Muhamad Terpasang di Pohon, Rahayu Saraswati Minta Maaf

Megapolitan
6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Setiabudi Ditutup 3 Hari

Megapolitan
14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

14 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, 82.884 Pelanggar Ditindak

Megapolitan
Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Blusukan di Wilayah Pamulang, Siti Nur Azizah Ajak Warga Perbanyak Konsumsi Tanaman Ini

Megapolitan
Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Ahok Cabut Laporan, Polda Metro Akan Hentikan Kasus 2 Tersangka Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Khusus Jenazah Covid-19

Megapolitan
Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jaksel Ditutup Sementara

Megapolitan
Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Klaster Keluarga Terus Melonjak, Kini Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Capai 3.237

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X