Satgas Antimafia Bola Geledah Apartemen dan Kantor Plt Ketum PSSI

Kompas.com - 15/02/2019, 15:37 WIB
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono berserta jajaran di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/2/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKetua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono berserta jajaran di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Antimafia Bola menggeledah kediaman Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono di salah satu apartemen daerah Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019) malam.

Penggeledahan itu berdasarkan pengembangan laporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dengan nomor registrasi LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM tertanggal 19 Desember 2018.

Penggeledahan juga didasarkan pada laporan surat ketetapan dari Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan pengeledahan serta berdasarkan surat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan penyitaan.

Baca juga: Tim Ad Hoc Integritas PSSI Segera Bertemu Satgas Antimafia Bola

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono mengatakan, pada Kamis pukul 20.30 WIB sebanyak 26 penyidik dari tim Satgas Antimafia Bola mendatangi apartemen Joko di Kuningan.

"Ke Kuningan kemudian ke apartemen Bapak JD. Setelah sampai di sana, tim ini bertemu dengan sekuriti apartemen kemudian menyampaikan maksudnya dan memperlihatkan surat tadi. Kemudian tim setelah itu baru melakukan penggeledahan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (15/2/2019).

Penggeledahan apartemen milik Joko dilakukan mulai pukul 20.30 WIB dan disaksikan sekuriti apartemen.

Pada pukul 22.00 WIB, Joko tiba di apartemennya dan ikut menyaksikan penggeledahan di sana. Penggeledahan pun selesai pukul 23.00 WIB.

"Beberapa barang yang disita oleh penyidik itu salah satunya ada laptop, ada handphone, kemudian ada bukti transfer, kemudian ada juga kartu ATM, ada juga buku tabungan dan lain-lain. Itu ada sekitar 75 item," tutur Argo.

Baca juga: Pelatih PSS Sleman Dimintai Keterangan Satgas Antimafia Bola

Usai dari apartemen, tim Satgas Antimafia Bola langsung menuju kantor PSSI untuk menggeledah ruang kerja Joko di kantor tersebut.

"Di sana kami menemukan 9 item yang disita oleh penyidik sebagai barang bukti. Salah satunya adalah handphone, ada juga BPKB, kemudian ada juga kunci kantor," ujar Argo.

Penggeledahan pun selesai pukul 07.00 WIB pagi tadi dan penyidik tim Satgas Antimafia Bola langsung membawa barang-barang bukti yang disita ke Polda Metro Jaya untuk dievaluasi dan diselidiki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Megapolitan
Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Megapolitan
4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

Megapolitan
Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Megapolitan
Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X