Gelar Sidang Isbat Nikah, Pemkot Tangerang Ajak Warga Urus Administrasi Pernikahannya

Kompas.com - 15/02/2019, 21:26 WIB
Salah satu pasangan suami istri tertua yang mengikuti sidang isbat nikah di Gedung Srikandi komplek Pendopo Dipokusumo, Rabu (25/10/2017). KOMPAS.com/Iqbal FahmiSalah satu pasangan suami istri tertua yang mengikuti sidang isbat nikah di Gedung Srikandi komplek Pendopo Dipokusumo, Rabu (25/10/2017).

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AB2KB) Kota Tangerang menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu untuk masyarakat Kota Tangerang. 

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri menyebutkan, program ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-26 Kota Tangerang.

"Kami mencoba memfasilitasi seluruh masyarakat Kota Tangerang yang pernikahannya belum tercatat secara hukum negara," ujar Dadi di Ruang Al-Amanah Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (15/2/2019). 

Baca juga: Anies: Nikah Massal Akan Jadi Tradisi Baru Menyambut Tahun Baru di Jakarta

Dadi mengungkapkan, mayoritas penyebab warga tidak melaksanakan pernikahan secara hukum negara adalah keterbatasan ekonomi.

"Ini harus kami bantu, sebab mereka tidak melaksanakan pernikahan secara hukum negara karena berbagai penyebab, paling dominan adalah karena masalah ekonomi," tambahnya.

Setelah tercatat oleh negara, Dadi berharap para pasangan tersebut bisa mendapatkan hak sipilnya sebagai warga negara secara penuh.

"Semoga setelah tercatat dalam perkawinan hukum negara, hak sipilnya sebagai warga negara bisa diperoleh secara penuh," harap Dadi.

Pelaksana tugas Kepala Dinas DP3AB2KB Iis Aisyah menyebutkan, masih banyak masyarakat pemohon sidang isbat yang antre. Total pemohon di tahun 2018 sebanyak 1.498 pasangan.

"Dalam catatan kami sampai Desember 2018, total pemohon sebanyak 1.498 pasangan, yang baru terdaftar adalah 660 pasangan," jelas Iis.

Menaggapi hal tersebut, Dadi menyebutkan bahwa sidang isbat akan diupayakan terus dilaksanakan.

"Akan kami coba upayakan tidak hanya saat ulang tahun kota saja, tapi tetap dilaksanakan setelah ulang tahun sebagai wujud kepedulian pada masyarakat," imbuhnya.

Baca juga: Pasangan Nikah Massal DKI Tahun Ini Meningkat, Penghulu Diperbanyak

Dalam melaksanakan Sidang Isbat Nikah Terpadu, Pemerintah Kota Tangerang juga bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kota Tangerang dan Kementerian Agama Kota Tangerang.

Sidang Isbat dilaksanakan di empat lokasi, yakni Puspem Kota Tangerang, gedung eks Mal Borobudur, GOR Puri Beta dan GOR Benda.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

144 Jemaah yang Diisolasi di Masjid di Kebon Jeruk Tak Ada yang Bergejala Covid-19

Megapolitan
BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Megapolitan
BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X