Polisi Tangkap Pemilik Senjata Ilegal di Sunter

Kompas.com - 18/02/2019, 10:02 WIB
Barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal, Jumat (15/2/2019).Dokumentasi/ Polres Pelabuhan Tanjung Priok Barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal, Jumat (15/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pria bernama Donald Maxiawan Wewengkang (34) di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Jumat (15/2/2019) lalu.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Faruk Rozi mengatakan, hasil penggeledahan polisi menunjukkan Donald membawa sejumlah senjata api ilegal. 

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Orang yang Miliki Senjata Api di Aceh

"Setelah dilakukan penggeledahan, kedapatan menguasai, membawa dan menyimpan senjata air gun serta beberapa peluru gotri dan gas CO2 yang dibungkus dalam kantong plastik warna hitam tanpa dilengkapi surat izin yang sah (ilegal)," kata Faruk saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (18/2/2019).

Faruk menuturkan, penangkapan Donald bermula dari adanya laporan warga yang menyebut pria asal Bogor itu mempunyai senjata- senjata ilegal.

Atas laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan Donald di area parkir sebuah rumah makan cepat saji di kawasan Sunter.

"Dia beli senjatanya dari orang lain dan mau dia jual lagi via online. Dia sudah lima kali jual air gun ilegal," ujar Faruk.

Baca juga: Dua Pria yang Ditangkap dengan Senjata Api adalah Penagih Utang

Faruk menyebut, sepucuk air gun dijual seharga Rp 3.200.000. Adapun barang bukti yang diamankan polisi yaitu satu pucuk air gun jenis revolver 733 Series merek sport caliber 4.5 mm, satu kotak peluru gotri, dan lima buah tabung gas CO2.

Akibat perbuatannya, Donald dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.



Terkini Lainnya

Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Pasca-gugurnya Anggota Polisi yang PAM Pemilu, Dinkes Bintan Siagakan Tenaga Medis di Seluruh PPK

Regional
Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Minta Pembebasan Rekannya, Aktivis Perempuan Saudi Berkendara Keliling AS

Internasional
Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Nasional
Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Ini Sejumlah Aturan Baru Penerimaan Siswa SD dan SMP di Surabaya

Regional
Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Taman Waduk Ria Rio, Asyik Dikunjungi untuk Menyendiri maupun Berduaan

Megapolitan
Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Risma: Jangan Cuma Jadi Bonek, Kalian Harus Jadi Pemain Bola yang Hebat

Regional
AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

Regional
Para Elite Politik Diimbau Beri Komentar Menyejukkan seperti Sandiaga

Para Elite Politik Diimbau Beri Komentar Menyejukkan seperti Sandiaga

Nasional
Satpam yang Bunuh Wanita di Basement Hotel Kirim WhatsApp ke Istri Sebelum Bunuh Diri

Satpam yang Bunuh Wanita di Basement Hotel Kirim WhatsApp ke Istri Sebelum Bunuh Diri

Megapolitan
Perempuan Ini Punya 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Perempuan Ini Punya 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Internasional
CIA Bikin Akun Instagram, Ada Apa?

CIA Bikin Akun Instagram, Ada Apa?

Internasional
Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Cabuli Bocah Perempuan 7 Tahun di Riau

Polisi Tangkap 3 Remaja yang Diduga Cabuli Bocah Perempuan 7 Tahun di Riau

Regional
Kajian KPK di Sektor Kelistrikan, dari Masalah Integritas Perencanaan hingga Beda Tata Kelola

Kajian KPK di Sektor Kelistrikan, dari Masalah Integritas Perencanaan hingga Beda Tata Kelola

Nasional
Elite Politik, Bangunlah Narasi 'Kawal Pemilu' Bukan 'Pemilu Curang'...

Elite Politik, Bangunlah Narasi "Kawal Pemilu" Bukan "Pemilu Curang"...

Nasional
Hati-hati, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Mengelabui Korban dengan Cara Ini

Hati-hati, Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Bekasi Mengelabui Korban dengan Cara Ini

Megapolitan

Close Ads X