Tawuran Antar-remaja di Bekasi, Satu Pemuda Tewas

Kompas.com - 18/02/2019, 12:34 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.

BEKASI, KOMPAS.com - Satu orang berinisial F (18) tewas dalam tawuran antar-remaja di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (18/2/2019).

Ketua RT 04 RW 07 Suryadi mengatakan, tawuran itu terjadi pada Senin pukul 01.30 WIB di Jalan KH Agus Salim, tepatnya di depan SMPN 3 Kota Bekasi.

Menurut Suryadi, baru kali ini ada tawuran di lokasi tersebut.

Baca juga: 12 Pelajar dari Bekasi Diamankan Saat Akan Tawuran dan Rampas Motor di Depok

"Semalam jam setengah 2 malam, kejadian antar-pemuda, korbannya di RT 04, satu orang atas nama F. Dari sini kami tinggal nunggu pihak keluarga," kata Suryadi saat ditemui di Rumah F di Gang Angsana 1, Senin.

Suryadi menambahkan, F tewas usai terkena sabetan senjata tajam hingga alami luka pada bagian kepala belakang.

Selain F, terdapat satu orang lainnya berinsial H (23) yang dalam kondisi kritis di salah satu rumah sakit di Kota Bekasi.

"(F) di bagian kepala dan belakang kena celurit. Di RT 06 ada (H). kondisinya sama, kritis juga. Sampai sekarang belum ada konfirmasi juga," ujar Suryadi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya tawuran yang terjadi Senin dini hari tadi dengan korban satu orang tewas.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tawuran tersebut.

Baca juga: Polisi Ringkus 4 Orang Bersenjata Tajam yang Hendak Tawuran di Bandung

"Iya benar itu ada tawuran, korban meninggal satu, rumahnya di Teluk Angsana. Masih kami lidik," tutur Erna.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X