Lurah Kalibaru Kena OTT Pungli, Pemkot Depok Bentuk Tim Khusus

Kompas.com - 18/02/2019, 20:15 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok membentuk tim khusus terkait Lurah Kalibaru yang tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polresta Depok.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan  Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Supian Suri, tim khusus ini dibentuk untuk memonitor kasus tersebut.

“Kita menjadi bagian dari tim khusus yang dibuat oleh inspektorat. Timsusnya untuk memonitoring kasusnya bagaimana dan apa keputusan dari tim mengenai sanksi yang akan diberikan,” ujar Supian di Balaikota Depok, Senin (18/2/2019).

Baca juga: Pascapenangkapan Lurah, Aktivitas Kelurahan Kalibaru Depok Berjalan Normal


Mengenai hukuman terhadap lurah itu jika terbukti terlibat pungli, Supian menyampaikan bahwa sanksi kepada pegawai negeri sipil yang melakukan kesalahan diputuskan setelah ada kesepakatan antara tim khusus (inspektorat dan pihak BKPSDM) dan setujui oleh Wali Kota.

“Yang akan memberikan surat keputusannya akan statusnya seperti apa adalah pihak inspektorat dan kami menunggu surat keputusannya akan seperti apa,” ucap Supian.

“Kita sedang menunggu dan memonitoring proses hukumnya akan seperti apa nantinya,” kata Supian.

Tim Saber Pungli Polresta Depok melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap Lurah Kalibaru berinisial AH di kantor kelurahan tersebut, Kamis (14/2/2019).

Lurah tersebut diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan akta jual-beli lahan.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X