Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Pawai Cap Go Meh di Bekasi

Kompas.com - 19/02/2019, 15:10 WIB
Ruwat bumi sebagai ungkapan rasa syukur pada kirab Cap Go Meh, Minggu (11/3/2018). KOMPAS.com/Farida FarhanRuwat bumi sebagai ungkapan rasa syukur pada kirab Cap Go Meh, Minggu (11/3/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Bekasi Bambang Putra mengatakan, terdapat tiga titik jalan di Kota Bekasi yang berpotensi macet saat pawai Cap Go Meh, Selasa (19/2/2019).

Ketiga jalan itu adalah Jalan Ir Juanda, Jalan Perjuangan (sekitar Stasiun Bekasi), dan Jalan KH Agus Salim.

Bambang mengatakan, akan ada pengalihan arus lalu lintas saat pawai Cap Go Meh dimulai.

Baca juga: Perayaan Cap Go Meh di Bogor, Polisi Berlakukan Pengalihan Arus Sore Nanti

Adapun rute pawai Cap Go Meh di Bekasi dimulai dari Kelenteng Hok Lay Kiong, Jalan Kenari, Jalan Mayor Oking, Jalan RA Kartini, Jalan Ir Juanda, Jalan KH Agus Salim, Jalan Baru, Jalan Perjuangan, Jalan Ir Juanda dan berakhir di Jalan Mayor Oking.

"Ada pengalihan arus saja, nanti posisinya saat dia (pawai) masuk ke proyek (Jalan KH Agus Salim), itu (pengendara dari arah SMPN 3) kami alihkan ke arah rumah duka (Jalan Baru), tetapi nanti kalau sudah masuk ke arah proyek (Jalan Perjuangan), (pengendara) kami arahkan ke underpass atau Summarecon," kata Bambang saat dikonfirmasi, Selasa (19/2/2019).

Sebanyak 60 personel Dinas Perhubungan dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas saat pawai Cap Go Meh.

Baca juga: Festival Cap Go Meh Pontianak Daya Tarik Wisata Kota Khatulistiwa

Bambang memperkirakan pawai bisa selesai sebelum pukul 16.00 agar terhindar dari kepadatan arus lalu lintas saat jam pulang kerja.

"Fatalnya ada di Bulan-Bulan (sekitar Stasiun Bekasi), karena di Bulan-Bulan rute terakhir. Rangkaian, kan, berkurang tuh, potensi macet enggak terlalu banyaklah, jadi menghindari pertemuan di Bulan-Bulan dengan masyarakat pulang kerja," ujarnya. 

Wakil Ketua Kelenteng Hok Lay Kiong, Bok Liang mengatakan, sekitar 400 orang akan terlibat dalam pawai penutupan hari raya Imlek tersebut.

"Ada pertunjukan dupa, barongsai, reog Ponorogo, liong, dan lainya," ujar Bok Liang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Dibubarkan Polisi, Sekelompok Pemuda Masih Nekat Begal Pengendara Motor

Sempat Dibubarkan Polisi, Sekelompok Pemuda Masih Nekat Begal Pengendara Motor

Megapolitan
Mabuk dan Tabrak Pengguna Skuter Listrik Hingga Tewas, Pengamat: Seharusnya Pelaku Ditahan

Mabuk dan Tabrak Pengguna Skuter Listrik Hingga Tewas, Pengamat: Seharusnya Pelaku Ditahan

Megapolitan
3 Warga Kebon Jeruk Jadi Korban Tabrakan Bus di Cipali

3 Warga Kebon Jeruk Jadi Korban Tabrakan Bus di Cipali

Megapolitan
Jalan Putaran Depan Kampus IISIP Ditutup Mulai Jumat Besok

Jalan Putaran Depan Kampus IISIP Ditutup Mulai Jumat Besok

Megapolitan
Persyaratan Lengkap CPNS DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangsel

Persyaratan Lengkap CPNS DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangsel

Megapolitan
Kendarai Skuter Listrik di Trotoar dan JPO Bisa Didenda Rp 500.000

Kendarai Skuter Listrik di Trotoar dan JPO Bisa Didenda Rp 500.000

Megapolitan
BPTJ Akan Integrasikan Jak Lingko dengan Angkutan Umum di Bodetabek

BPTJ Akan Integrasikan Jak Lingko dengan Angkutan Umum di Bodetabek

Megapolitan
Pencuri Isi Kotak Amal Ditangkap, Pelaku Sudah Beraksi 16 Kali

Pencuri Isi Kotak Amal Ditangkap, Pelaku Sudah Beraksi 16 Kali

Megapolitan
Musim Hujan, Waspadai 10 Wilayah Rawan Longsor di Jakarta

Musim Hujan, Waspadai 10 Wilayah Rawan Longsor di Jakarta

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Keruk Waduk hingga Bangun Sumur Resapan

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Keruk Waduk hingga Bangun Sumur Resapan

Megapolitan
Sopir Truk yang Tabrak Mahasiswi UIN Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Sopir Truk yang Tabrak Mahasiswi UIN Dibebaskan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Keluarga Korban Pengguna Skuter Listrik Nilai Aneh Polisi Tak Tahan Pelaku

Keluarga Korban Pengguna Skuter Listrik Nilai Aneh Polisi Tak Tahan Pelaku

Megapolitan
BPTJ: Skuter Listrik Bukan Alat Transportasi, Just For Fun Aja

BPTJ: Skuter Listrik Bukan Alat Transportasi, Just For Fun Aja

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Begal, 6 di Antaranya Anak di Bawah Umur

Polisi Tangkap 12 Begal, 6 di Antaranya Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Ada Demo Buruh, Jalan Ahmad Yani Menuju Pekayon Bekasi Macet Parah

Ada Demo Buruh, Jalan Ahmad Yani Menuju Pekayon Bekasi Macet Parah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X