PKS: Ada Wagub DKI, Kampanye Menangkan Prabowo Makin Maksimal

Kompas.com - 19/02/2019, 16:28 WIB
(kiri ke kanan) Tiga kandidat wakil gubernur DKI Jakarta, Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi di sela uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang digelar di Hotel Aston, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARI(kiri ke kanan) Tiga kandidat wakil gubernur DKI Jakarta, Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi di sela uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) yang digelar di Hotel Aston, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (27/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) DKI Jakarta berharap proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta segera selesai. Sebab, PKS menilai keberadaan wagub DKI bisa membantu kampanye pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Caleg-caleg (PKS) enggak ada yang enggak promosikan Prabowo-Sandiaga gitu. Nah, pada bantu-bantu apalagi kalau jadi ada wagub tambah maksimal gitu," kata Ketua Bidang Humas DPW PKS DKI Jakarta Zakaria Maulana Alif di DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Zakaria mengatakan, proses pemilihan wagub mulai dari pertemuan partai hingga fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan yang baru rampung, cukup menyita energi. Padahal, PKS juga punya agenda untuk memenangkan kadernya di tingkat legislatif, dan memenangkan Prabowo-Sandi yang diusungnya.

Baca juga: Politisi PKS Minta Jangan Ada yang Buang Waktu Terkait Cawagub DKI

"Fokus ke pileg jadi jangan mikirin di satu pihak. Ayo kita mikir bareng-barang di pileg masing-masing menyelesaikan cawagub tepat waktu, ini terkuras kita," kata Zakaria.

Targetnya, dua nama yang terpilih akan diserahkan ke Gubernur Anies Baswedan pekan ini. Setelah itu, Anies akan menyerahkan dua nama itu untuk dipilih di DPRD. Ia berharap, Maret 2019 DKI Jakarta sudah punya wagub pengganti Sandiaga.

"Sudah terlalu lama hampir tujuh bulan dan ini bukan main-main masalah cawagub ini kan," ujar Zakaria.

Baca juga: PKS: Butuh Chemistry untuk Tetapkan Cawagub DKI

Tiga kandidat wagub DKI yang ikut fit and proper test yaitu Ahmad Syaikhu, Agung Yulianto, dan Abdurrahman Suhaimi. Dua yang direkomendasikan tim fit and proper test untuk dipilih yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Kendati demikian, Gerindra meminta ke PKS agar hasil rekomendasi tim tak mutlak jadi keputusa. Gerindra dan PKS harus menyepakati dua nama yang dipilih.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

PSBB Transisi di Jakarta, Grafik Kasus Baru Covid-19 Makin Menanjak

Megapolitan
Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Atasi Krisis Pangan Akibat Pandemi, IPB Minta Diversifikasi Pangan Diperkuat

Megapolitan
Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Keluarga Korban Peluru Nyasar di Pademangan, Berharap Kasus Segera Terungkap

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Herannya Ahok soal Reklamasi Ancol | 30 RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 13 Juli: Bertambah 3, Total 437 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Fakta-fakta Predator Seksual 305 Anak asal Prancis Meninggal karena Percobaan Bunuh Diri

Megapolitan
Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Dishub DKI Akan Tiadakan Jalur Khusus Pesepeda di Sudirman-Thamrin Setiap Hari Minggu

Megapolitan
Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Ayah Korban Pencabulan Pejabat Gereja di Depok: Anak Saya Dicabuli 4 Kali

Megapolitan
UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

UPDATE 13 Juli: Ada 14 RW dan 11 Kelurahan Masuk Zona Merah di Kota Bekasi

Megapolitan
Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Kini Ada 273 Pedagang di 43 Pasar Jakarta Positif Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

BPTJ: Pengguna Bus Gratis Lebih dari 1.000 Orang, Hanya 70-an Unit Terpakai

Megapolitan
Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Kemarin Kumpulkan Murid, SMAN 2 Depok Dipastikan Belajar Online Hari Ini

Megapolitan
Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Risih dan Aneh, Cerita Siswa Ikut Pengenalan Sekolah pada Hari Pertama

Megapolitan
UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

UPDATE Covid-19 13 Juli: Pasien Pulih di Depok Tambah 25 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta dan Tangerang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X