Anggota DPRD Dukung Pemprov DKI Tekan Pengembang Apartemen

Kompas.com - 19/02/2019, 20:37 WIB
Komisi D DPRD DKI Jakarta rapat membahas evaluasi penyerapan anggaran 2018, Selasa (19/2/2019).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Komisi D DPRD DKI Jakarta rapat membahas evaluasi penyerapan anggaran 2018, Selasa (19/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menekan pengembang apartemen. Ia meminta agar para penghuni apartemen bisa memilih pengelola sendiri.

"Harus kita dukung biar one man one vote," kata Bestari di DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Selama ini, kata Bestari, banyak penghuni apartemen mengeluh telah ditindas oleh pengembangnya. Sertifikat kepemilikan warga kerap ditahan pengembang. Hal itu menyebabkan pengembang masih bisa menguasai pengelolaan.

Baca juga: Dikabulkannya Gugatan Penghuni Apartemen Kalibata City...

"Itulah proyek akal-akalan yang diberi izin sehingga mereka bisa mengatur waktu dan napasnya. Selama sertifikat belum diberikan, maka tetap aja dia yang akan atur. Padahal ini hanya strategi saja," kata Bestari.

Seharusnya ketika pembangunan selesai, pengembang mengembalikan pengelolaan apartemen ke para penghuni. Penghuni harus membentuk perhimpunan pemilik dan penghuni satuan rumah susun (P3SRS) yang kemudian mengatur pengelolaan apartemen.

"Itu kan bisnis besar, uang bulanannya besar, listrik berapa, itu kan uang gede. Seharusnya ketika pengembang selesai, dia angkat kaki dari sini," ujar Bestari.

Bestari berharap Pemprov DKI berani menindak pengembang yang nakal dan menindas para penghuni.

"Harus ada perjanjian bahwa ketika sudah selesai satu tower, serahkan langsung, tidak perlu intervensi (pengembang). Kalau enggak, enggak usah bangun," kata Bestari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan mempersulit pengembang dan pengelola rumah susun atau apartemen yang menyusahkan para penghuninya. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 132 Tahun 2018 Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik.

Pemprov DKI bisa tak menerbitkan izin atau sertifikat laik fungsi kepada pengembang yang mendominasi warganya.


Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X