Pemprov DKI Siapkan Kredit Konstruksi untuk Pikat Pengusaha Bikin Rusunami DP Rp 0

Kompas.com - 20/02/2019, 18:46 WIB
Rusunami DP 0 rupiah yang sudah mencapai 21 lantai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaRusunami DP 0 rupiah yang sudah mencapai 21 lantai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (25/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha swasta dalam membangun hunian beruang muka atau down payment (DP) Rp 0.

Kepala UPT Fasilitas Pemilik Rumah Sejahtera DKI Jakarta Dzikran Kurniawan mengatakan, salah satu cara memikat para pengusaha adalah dengan memberikan kredit konstruksi.

"Kami siapkan salah satunya target yang ada di pemprov itu ada kredit konstruksi, jadi kredit konstruksi kemudahan yang bunganya cukup bersaing tadi seperti bunga pasar," kata Dzikran di Jakarta Creative Hub, Rabu (20/2/2019).

Baca juga: Penghuni Rusunami DP Rp 0 Klapa Village Diumumkan Sebulan Sebelum Serah Terima

Dzikran menjelaskan, skema kredit konstruksi itu dapat meringankan beban pengusaha swasta dalam hal pendanaan pembangunan rumah DP Rp 0 tersebut. Menurut Dzikran, program itu disiapkan supaya para pengusaha tetap memperoleh keuntungan apabila ikut dalam proyek pembangun rumah susun DP Rp 0.

"Memang ini ada unsur sosialnya, tentu saja mungkin tuntutan return yang diinginkan tidak tinggi-tinggi banget, tapi kan gak bisa juga diminta tidak untung," ujar Dzikran.

Ia menambahkan, program DP Rp 0 idealnya memang tidak hanya dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau badan usaha milik daerah (BUMD).

Saat ini Pemprov DKI lewat BUMD Perumda Sarana Jaya tengah membangun rusunami DP Rp 0 Klapa Village di Jakarta Timur. Proyek itu ditargetkan dapat rampung dan diserahkan kepada para penghuninya pada Juli 2019.

Setelah Klapa Village, Pemprov DKI juga berencana menghadirkan rusunami serupa di Cilangkap yang akan mulai dibangun pada Mei atau Juni mendatang.

Baca juga: Sarana Jaya Akan Groundbreaking Rusunami Cilangkap pada Mei atau Juni



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan PNS Jakarta Ogah Naik Jabatan, Ketua Komisi A: Mereka Malas

Ratusan PNS Jakarta Ogah Naik Jabatan, Ketua Komisi A: Mereka Malas

Megapolitan
Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin demi Jumpa Anak di Tegal

Pemudik Ini Tak Kapok Dipaksa Putar Balik 5 Kali di Kedungwaringin demi Jumpa Anak di Tegal

Megapolitan
Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Kapolda Metro: 310 Kilogram Sabu yang Diselundupkan dari Iran Bernilai Rp 400 Miliar

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Wali Kota Tangerang: Pemudik yang Kembali Harus Bawa Surat Bebas Covid-19, atau Pulang Lagi

Megapolitan
Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Selama Larangan Mudik, Sekitar 400 Calon Penumpang Kereta Api Ditolak

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Wali Kota Tangerang Imbau Warganya Tidak Takbiran Keliling

Megapolitan
Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Transjakarta Siapkan 11 Layanan Tambahan 14-16 Mei

Megapolitan
Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Kasus Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Polisi: Produsen dari Iran, Jaringan Pengedar dari Nigeria

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Baznas Kota Tangerang Terima Pembayaran Zakat hingga Rabu Malam

Megapolitan
Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Beragam Antisipasi demi Cegah Takbiran Keliling di Jakarta, Ada Filterisasi hingga Penindakan dengan Sanksi

Megapolitan
Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Preman Minta THR ke Pedagang Pasar Ciputat, Korban: 5 Orang Datang dalam 5 Menit

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

[POPULER JABODETABEK] Penyekatan di Bekasi-Karawang Dibuka |Pangdam Jaya Bertekad Tumpas Premanisme

Megapolitan
Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X