Kebakaran di Muara Baru Hanguskan 30 Kapal Nelayan

Kompas.com - 24/02/2019, 08:35 WIB
Kebakaran susulan menimpa beberapa kapal di pelabuhan Muara Baru, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019) malam. Kebakaran susulan itu, yang melanda 5 kapal, terjadi sekitar pukul 20.30. Kompas.com / Tatang GuritnoKebakaran susulan menimpa beberapa kapal di pelabuhan Muara Baru, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/2/2019) malam. Kebakaran susulan itu, yang melanda 5 kapal, terjadi sekitar pukul 20.30.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran yang melanda Pelabuhan Muara Baru, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara berhasil dipadamkan pada Minggu (24/2/2019) pukul 05.16 WIB.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Satriadi Gunawan mengatakan, ada sekitar 30 kapal nelayan yang terbakar.

"Kami belum hitung jumlah pastinya berapa. Sementara sampai saat ini ada 30 kapal yang terbakar," kata Satriadi saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Perubahan Arah Angin Sebabkan Kebakaran Kapal di Muara Baru Merembet

Satriadi mengungkapkan, pihaknya menerjunkan 23 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. Petugas berusaha memadamkan api sejak Sabtu (23/2/2019) pukul 15.20 WIB.

Sebelumnya, api hanya membakar tiga kapal nelayan, Sabtu pukul 15.16 WIB. Namun dalam proses pemadaman, angin bertiup kencang ke arah barat, sehingga mengenai kapal lainnya yang posisinya saling berdekatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat peristiwa kebakaran itu, tiga orang mengalami sesak napas, yakni dua orang karyawan PT Karya Mandiri Citramina (KMC) Muara Baru dan satu petugas pemadam kebakaran.

"Seluruh korban mengalami sesak napas dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Atmajaya," ujar Satriadi.

Kendati demikian, Satriadi belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut lantaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

"(Penyebab) sudah masuk kewenangan polisi. Kami menunggu hasil dari pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri," kata Satriadi.

Kompas TV Kebakaran belasan kapal di Pelabuhan Muara Baru di depan Kantor Syahbandar Penjaringan, Jakarta Utara hingga kini belum padam. Petugas hingga kini masih berusaha untuk memadamkan api. Hingga pukul 21.00 WIB api masih membakar belasan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru. Menurut Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Utara ada 18 kapal nelayan yang terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan tim terkait baik tim damkar maupun polisi. Menurut petugas pemadam kebakaran informasi kebakaran kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru diterima sekitar pukul 15.19 WIB. Upaya pemadaman kebakaran belasan kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru dilakukan oleh sedikitnya 19 unit kendaraan pemadam kebakaran. Menurut Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Utara ada sekitar 95 personel pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan api.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.