Pembayaran Pajak Mobil Mewah Minim, Petugas Pertanyakan Kepatuhan Pemilik

Kompas.com - 25/02/2019, 13:35 WIB
Ilustrasi mobil mewah. Facebook/Daily MailIlustrasi mobil mewah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit PKB dan BBN-KB Samsat Jakarta Barat Eling Hartono mempertanyakan kepatuhan pembayaran pajak para pemilik mobil mewah.

Menurut Eling, dari 24 mobil mewah, baru tiga mobil yang melunasi pajaknya.

"Berdasarkan data kami, dari 24 mobil mewah, baru tiga yang melunasi pajak. Sedangkan 21 sisanya belum," ujar Eling, Senin (25/2/2019).

Baca juga: Petugas Kejar Penunggak Pajak Mobil Mewah di Jakarta Utara Senilai Rp 614 Juta

Eling menyebutkan, pihaknya terus berusaha menghubungi para pemilik mobil mewah tersebut.

Sampai kini, diketahui dari 21 mobil yang belum membayar pajak, enam di antaranya sudah dijual.

"Enam di antaranya sudah dikonfirmasi dan mengaku sudah menjual mobil mewahnya ke orang lain. Sedangkan 15 sisanya masih kami konfirmasi," katanya.

Para pemilik mobil mewah, menurut Eling, tak sedikit yang menggunakan KTP orang lain untuk menghindari pembayaran pajak progresif yang tinggi.

"KTP kerap disalahgunakan dan digunakan untuk kepemilikan kendaraan orang lain," lanjutnya.

Eling memaparkan, jumlah penerimaan dari tiga mobil yang sudah membayar pajak adalah Rp 419.156.900.

Baca juga: Tanggapan Polisi soal Marak Identitas Palsu Penunggak Pajak Mobil Mewah

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) masih terus mengejar para pemilik mobil mewah yang belum membayar pajak.

Samsat dan BPRD akan gunakan metode door to door untuk melakukan penagihan di lima wilayah DKI Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hari PPKM, Satpol PP DKI Kumpulkan Denda Sebanyak Rp 17,45 Juta

4 Hari PPKM, Satpol PP DKI Kumpulkan Denda Sebanyak Rp 17,45 Juta

Megapolitan
Disdik Tangsel Persilahkan Penggunaan Sekolah untuk Distribusi Bansos Selama Penuhi Prokes

Disdik Tangsel Persilahkan Penggunaan Sekolah untuk Distribusi Bansos Selama Penuhi Prokes

Megapolitan
KRI Parang Serahkan 3 Kantong Serpihan dan Turbin Pesawat Sriwijaya Air ke Basarnas

KRI Parang Serahkan 3 Kantong Serpihan dan Turbin Pesawat Sriwijaya Air ke Basarnas

Megapolitan
Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi

Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Lengkap, Tim DVI Telah Terima Sampel DNA 62 Keluarga Korban Sriwijaya Air

Lengkap, Tim DVI Telah Terima Sampel DNA 62 Keluarga Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Megapolitan
Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Megapolitan
Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Megapolitan
BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

Megapolitan
Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Megapolitan
5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

Megapolitan
UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

Megapolitan
Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X