Polisi Tangkap 20 Orang yang Diduga Intimidasi Pekerja Tol Cijago

Kompas.com - 25/02/2019, 20:58 WIB
Proyek pembangunan Tol Cijago di wilayah Depok, Rabu (20/2/2019). Proyek tol tersebut menghubungkan Tol Jagorawi menuju Cinere. Hingga kini pembangunan tol di ruas ini sudah mencapai wilayah Kukusan, Depok. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOProyek pembangunan Tol Cijago di wilayah Depok, Rabu (20/2/2019). Proyek tol tersebut menghubungkan Tol Jagorawi menuju Cinere. Hingga kini pembangunan tol di ruas ini sudah mencapai wilayah Kukusan, Depok.
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com- Tim Jaguar Polresta Depok menangkap 20 orang yang diduga mengintimidasi pekerja Tol Cinere-Jagorawi saat akan melakukan pengerjaan pembangunan di Komplek Pelni, Bakti Jaya, Sukmajaya.

Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus mengatakan, penangkapan tersebut berawal saat pihaknya sedang melakukan pengamanan pengerjaan Jalan Tol Cijago.

Namun, saat itu ada beberapa oknum yang menghampiri dan mengaku menguasai lahan yang tengah dalam pembangunan Tol Cijago tersebut.

"Karena ada laporan Jalan tol Cijago tersebut masih tidak bisa dibebaskan, untuk itu kami berjaga di sana dalam rangka pengamanan pengerjaan jalan tol tersebut," ucap Winam di Polresta Depok, Senin (25/2/2019).


Baca juga: PN Depok Eksekusi 20 Rumah di Lahan untuk Jalan Tol Cijago

Polisi kemudian mencari tahu markas sejumlah orang yang kerap melakukan intimidasi tersebut. Mereka akhirnya ditangkap tak jauh dari lokasi pengerjaan proyek Tol Cijago.

"Kami menangkap mereka di markasnya yang tidak jauh dari lokasi, kita geledah dan ditemukan adanya senjata tajam di dalam markas mereka," ucapnya.

Winam mengatakan, senjata tersebut digunakannya untuk mengintimidasi pekerja tol dalam pelaksaan pengerjaan pembangunan tol tersebut. 

"Menurut cerita dari masyarakat sekitar, ya mereka ini mengancam mau menganiaya, mau membacok para pekerja tol tersebut apabila melakukan pengerjaan pembangunan tol Cijago ini," ucapnya.

Baca juga: Cegah Banjir Taman Duta, Pengembang Tol Cijago Diminta Bangun Gorong-gorong

Ia mengatakan, intimidasi pekerja Jalan Tol Cijago ini sudah berlangsung belasan tahun. Hal ini menyebabkan pengerjaan Tol Cijago terhambat.

"Kasihan para pekerja ini mulai dari tahun 2005 sampai 2018 ini belum selesai-selesai karena beberapa oknum yang menghambat pengerjaan tersebut dan menguasai lahan tersebut," ucapnya.

Winam mengatakan, oknum tersebut mencari keuntungan dari lahan yang diakui miliknya tersebut.

Para oknum ini mengaku dari PT Gama Setya Perumahan Pelni untuk memanfaatkan lahan tersebut.

"Bukan ormas ya, mereka ini suatu kelompok yang seakan-akan diamanatkan oleh PT Gama Setya Perumahan Pelni. Padahal Gama Setya ini sudah tidak ada,"ucap Winam.

Winam mengatakan, mereka juga tidak punya surat kepemilikan lahan Komplek Pelni.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Megapolitan
Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Wartawan Gadungan yang Ditangkap Satpol PP Tangerang Kabur Saat Hendak Diserahkan ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X