Kinerja Pejabat yang Baru Dilantik Anies Bakal Dievaluasi 6 Bulan Lagi

Kompas.com - 26/02/2019, 10:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri perayaan Cap Go Meh di Jalan Pancoran, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019). Perayaan Cap Go Meh bertajuk Festival Pecinan ini berlangsung hingga Rabu (20/2/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri perayaan Cap Go Meh di Jalan Pancoran, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019). Perayaan Cap Go Meh bertajuk Festival Pecinan ini berlangsung hingga Rabu (20/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kinerja semua pejabat yang dia lantik pada Senin (25/2/2019) kemarin akan dievaluasi setelah enam bulan menjabat.

Anies diketahui melantik 1.125 pejabat yang terdiri dari 15 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 274 pejabat eselon III, dan 836 pejabat eselon IV.

Baca juga: Mengapa Anies Rombak Pejabat DKI Besar-besaran?

"Nanti kami akan lakukan evaluasi setelah 6 bulan. Evaluasi itu dilakukan pada semua yang memegang posisi-posisi yang kemarin dilantik," ujar Anies di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (26/2/2019).


Anies menyampaikan, hal terpenting yang harus digarisbawahi oleh para pejabat DKI yakni memenuhi harapan dan mewujudkan kebahagiaan warga Jakarta melalui pelayanan yang diberikan.

Karena itu, Anies akan betul-betul mengawasi pelayanan yang dilakukan para pejabat, termasuk di tingkat camat dan lurah.

"Pelayanan di kelurahan, di kecamatan, sekarang kami akan lakukan monitoring yang sangat ketat," kata dia.

Anies meminta para pejabat yang baru dilantik untuk langsung bekerja. Dia tidak ingin para pejabat itu beradaptasi terlebih dahulu dengan posisi baru mereka.

Baca juga: Jabatan Kosong, Imbas Perombakan Pejabat di DKI

"Tidak ada periode adaptasi, sudah langsung kerja," ucap Anies.

"Orang-orang yang baru diberi pesan untuk pendekatan pelayanan yang berbeda, di situlah kepemimpinannya diuji untuk memunculkan inovasi, terobosan," tambahnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X