Dugaan Kampanye di Malam Munajat 212, Bawaslu Periksa MUI DKI dan UPK Monas

Kompas.com - 26/02/2019, 14:39 WIB
Massa Malam Munajat 212 mulai memadati kawasan Monas, Kamis (21/2/2019) malam. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARMassa Malam Munajat 212 mulai memadati kawasan Monas, Kamis (21/2/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Puadi mengatakan, pihaknya tengah menelusuri dugaan pelanggaran kampanye di Malam Munajat 212.

Bawaslu telah mengumpulkan keterangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas.

"Kemarin kami datangi MUI DKI sama pengelola Monas untuk mendalami dan menelusuri guna mengumpulkan alat bukti baru," kata Puadi ketika dikonfirmasi, Selasa (26/2/1019).

Baca juga: Tim Jokowi-Maruf Laporkan Sambutan Ketua MPR pada Malam Munajat 212

Selain itu, pihaknya juga mengawasi langsung penyelenggaraan Malam Munajat 212 yang berlangsung pada Kamis (21/2/2019) malam.

"Hadir Panwaslu Jakarta Pusat, kami melakukan monitoring memantau. Nah seluruhnya kami mintai hasil pengawasnnya," ujarnya. 

Puadi enggan menyampaikan pasal yang diduga dilanggar dalam acara Malam Munajat 212.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya memiliki waktu tujuh hari untuk membuktikan ada atau tidaknya dugaan pelanggaran awal.

Baca juga: AJI Kecam Penganiayaan terhadap Wartawan pada Malam Munajat 212

"Ini dalam proses penelusuran. Kalau misalnya kuat alat bukti, dijadikan temuan dan registrasi. Kami punya tujuh hari sejak penelusuran," kata Puadi.

Bawaslu DKI juga telah menerima laporan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) DKI Jakarta. TKN DKI melaporkan Ketua MPR Zulkifli Hasan atas sambutannya di Malam Munajat 212.

TKN DKI menyebut Zulkifli melakukan kampanye di luar jadwal atau kampanye terselubung dengan mengajak massa mendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Baca juga: Wartawan Detik.com Laporkan Penganiayaan pada Malam Munajat 212

Zulkifli dituduh melanggar Pasal 283 Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Ancaman pidananya diatur di Pasal 547.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR Diduga Pikun, Polisi: Keluarganya Bilang Begitu

Megapolitan
Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Cegah Bentrokan, Polisi Bakal Tertibkan Atribut Ormas di Tangerang

Megapolitan
Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Sejumlah Pemuda Bawa Celurit Sambil Teriak "Paket" di Cibubur, Ketua RT: Untung Warga Enggak Terpancing

Megapolitan
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Bentrokan Ormas PP-FBR di Ciledug

Megapolitan
Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Bentrokan Antar-ormas Kerap Terjadi di Ciledug, Polisi: Sudah Jadi Kebiasaan Mereka

Megapolitan
RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

RS Polri Akan Periksa Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Besok

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Seorang Perempuan Tewas Tertabrak KRL di Klender

Megapolitan
Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak 'Paket' di Cibubur

Rombongan Pemuda Bawa Senjata Tajam Sambil Teriak "Paket" di Cibubur

Megapolitan
Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Megapolitan
Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.