PKS Tunggu Tanda Tangan Prabowo untuk Serahkan Nama Cawagub DKI ke Anies

Kompas.com - 27/02/2019, 12:34 WIB
Wakil Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo (memakai batik) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo (memakai batik) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat berisi dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta belum juga diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu surat itu ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani.

"Saat ini kami masih menunggu tanda tangan dari Pak Prabowo dan Pak Muzani selaku Ketum dan Sekjen DPP Partai Gerindra," ujar Syakir melalui pesan singkat, Rabu (27/2/2019).

Baca juga: FBR Bikin Spanduk Tolak Cawagub DKI, Ini Tanggapan PKS

Syakir menyampaikan, surat berisi dua nama cawagub itu sudah diteken pimpinan DPP PKS dan DPW PKS DKI Jakarta, serta pimpinan DPD Gerindra DKI Jakarta.

Namun, surat belum bisa diserahkan kepada Anies sebelum diteken Prabowo dan Muzani. Syakir berharap Prabowo dan Muzani segera meneken surat tersebut.

"Semoga segera tuntas," kata Syakir.

Partai Gerindra dan PKS sepakat memilih kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai kandidat wagub pengganti Sandiaga Uno.

Agung saat ini menduduki jabatan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, sementara Syaikhu merupakan Ketua DPW PKS Jawa Barat.

Kesepakatan Gerindra dan PKS ditandai dengan penandatanganan surat penetapan cawagub DKI oleh DPD Gerindra DKI Jakarta dan DPW PKS DKI Jakarta pada Jumat (22/2/2019).

Baca juga: Spanduk Penolakan terhadap Cawagub DKI dari PKS Dipasang di Pagar DPRD

Surat itu nantinya akan diserahkan kepada Anies.

Setelah proses itu, Anies harus menyerahkan dua nama cawagub DKI ke DPRD DKI Jakarta. DPRD DKI nantinya akan menggelar rapat paripurna untuk memilih wagub baru melalui mekanisme pemilihan suara (voting).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Megapolitan
2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

Megapolitan
Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Megapolitan
Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Megapolitan
Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Megapolitan
[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

Megapolitan
Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Megapolitan
Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Megapolitan
Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Megapolitan
Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Megapolitan
Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Megapolitan
Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Datang Tanpa SIKM, 20 Tukang Bangunan Dikarantina, Wajib Tes Swab Bayar Pribadi

Megapolitan
Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Lion Air Hentikan Operasional Mulai 5 Juni sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Megapolitan
Walkot: Meski New Normal Diterapkan, PSBB di Kota Bekasi Tetap Berjalan

Walkot: Meski New Normal Diterapkan, PSBB di Kota Bekasi Tetap Berjalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X