Kompas.com - 28/02/2019, 05:42 WIB
Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berjalan meninggalkan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaTersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berjalan meninggalkan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penyebaran berita bohong atau hoaks oleh Ratna Sarumpaet memasuki babak baru. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana kasus itu, Kamis (28/2/2019) ini, pukul 09.00 WIB.

Bagaimana perjalan kasus itu sejauh ini?

Baca juga: Hari Ini, Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Perdana Kasus Hoaks

 

Mengaku dipukul orang

Kasus hoaks Ratna Sarumpaet berawal saat dia membuat pernyataan bahwa dirinya dipukul orang tak dikenal sehingga wajahnya jadi bengkak dan lebam. Kabar itu awalnya beredar di media sosial pada akhir September 2018. Ratna menyatakan dia dipukul orang di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Sejumlah tokoh politik antara lain Fadli Zon, Rachel Maryam, Nanik S Deyang, Hanum Rais, Dahnil Anzar Simanjuntak, bahkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membenarkan Ratna telah dianiaya. Mereka bahkan mengecam siapa pun pelaku dan mendesak aparat penegak hukum secepatnya menangkap pelaku. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun Ratna sendiri tidak melaporkan kasus itu ke polisi.

Pada 2 Oktober 2018, polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait informasi penganiayaan tersebut. Dari penelusuran tersebut, polisi tidak menemukan indikasi bahwa kondisi lebam di wajah Ratna karena penganiayaan.

Mengaku telah berbohong

Pada tanggal 3 Oktober 2018, Ratna menggelar jumpa pers di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Dia menyatakan, bengkak di wajahnya tak terkait dengan penganiayaan dan penganyiaan itu memang tidak pernah ada atau tidak pernah terjadi.

Dia menjelaskan, bengkak di wajahnya akibat operasi sedot lemak yang dilakukannya di Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat, pada 21 September 2018. 

Ratna menyatakan, awalnya dia mengaku telah dianiaya hanya kepada anak-anaknya. Hal itu untuk menutupi kenyataan bahwa dia baru saja menjalani operasi sedok lemak yang berefek samping wajahnya jadi bengkak.

Baca juga: Rocky Gerung Mengaku Terima Foto Wajah Lebam dari Ratna Sarumpaet

Dia mengaku terkejut ketika kabar penganiayaan itu kemudian beredar di media sosial. Namun dia tidak menghentikan kebohongan itu, malah kemudian menceritakan hal tersebut kepada sejumlah orang lain, termasuk para politisi yang menjenguknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.