Mei 2019, Kapal Motor Baru Beroperasi di Kali Adem-Kepulauan Seribu

Kompas.com - 28/02/2019, 14:57 WIB
Desain kapal motor penumpang yang hendak dioperasikan PT Transseribu untuk melayani perjalanan Kali Adem-Kepulauan Seribu KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DDesain kapal motor penumpang yang hendak dioperasikan PT Transseribu untuk melayani perjalanan Kali Adem-Kepulauan Seribu

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transseribu Jakarta Transindo atau Trans Seribu akan mengoperasikan tiga unit kapal penumpang modern berbahan almunium untuk rute Pelabuhan Kali Adem- Kepulauan Seribu mulai Mei 2019.

Direktur Utama Trans Seribu Nana Suryana mengatakan, kapal-kapal itu akan menggantikan kapal tradisional berbahan kayu yang selama ini beroperasi di jalur pelayaran tersebut.

"Kemungkinan Mei atau Juni, kami sudah bisa mengoperasikan dan melayani penumpang dengan KMP Trans Seribu Jakarta," kata Nana di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kamis (28/2/2019).

Baca juga: Kapal Motor Arwana Tabrak Karang di Kepulauan Seribu, Penumpang Selamat

Nana menuturkan, kapal-kapal tersebut akan berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju enam pulau di Kepulauan Seribu, yakni Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Pari, Pulau Kelapa, Pulau Tidung, dan Pulau Untung Jawa.

Adapun, kapal-kapal itu berkapasitas 200 tempat duduk.

Kapal yang terbuat dari bahan almunium tersebut membuat keamanan dan kenyamanan penumpang lebih terjamin.

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan Kapal Motor di Sungai Kapuas, 4 Masih Hilang hingga Arus Deras Jadi Kendala

"Dari sudut nyaman, kami akuilah kapal tradisional jauh nyamannya dengan kapal yang modern yang ada di Marina Ancol, itu perbedaan kami," ujarnya. 

Pihaknya sudah mengantongi izin Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pehubungan untuk mengoperasikan kapal-kapal tersebut.

Saat ini, PT Trans Seribu tengah menunggu rampungya unit-unit kapal yang ditargetkan beroperasi Mei mendatang tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X