Ada Aksi Damai FUI di Gedung KPU Besok, Polisi Terjunkan 4.000 Personel

Kompas.com - 28/02/2019, 15:35 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono  memberi keterangan ke media terkait pengamanan aksi damai FUI yang berlangsung besok, Jumat (1/3/2019) KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono memberi keterangan ke media terkait pengamanan aksi damai FUI yang berlangsung besok, Jumat (1/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jakarta menyiapkan 4.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi damai yang akan diselenggarakan Forum Umat Islam (FUI) pada Jumat (1/3/2019) esok di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Menteng, Jakarta Pusat.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada Kamis (28/2/2019) siang di Mapolda Metro Jaya.

Baca juga: Aksi Damai 151 Bubar, Massa Ojek Online Tunggu Payung Hukum dari Pemerintah

"Kami dari Polda Metro Jaya menyiapkan 4.000 personel, yang kami siapkan personel gabungan, kami siap mengamankan aksi damai tersebut," kata Argo.

Personel gabungan tersebut terdiri dari TNI-Polri beserta Pemprov DKI Jakarta.

Awalnya, pihak dari FUI meminta untuk menjadikan Bundaran HI sebagai titik kumpul massa.

Namun, pihak kepolisian melarang hal tersebut dan menganjurkan agar massa dapat berkumpul di masjid-masjid sekitar lokasi.

"Jadi kemarin sudah kami komunikasikan, jadi nanti kumpulnya dialihkan, ada beberapa masjid di sekitar Bundaran HI. Ada Masjid Cut Mutia dan sebagainya di sana," tutur Argo. 

Baca juga: Peserta Aksi Damai 151 Sweeping Pengemudi Ojek Online, Minta Lepas Atribut

Polisi mengimbau kepada para peserta aksi untuk tidak membawa embel-embel partai selama aksi damai tersebut.

"Jadi sudah kami sampaikan bahwa dalam kegiatan aksi damai ke KPU untuk tIdak menggunakan atribut partai, bendera partai, kami sampaikan di sana untuk kegiatan besok," ujar Argo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Kronologi Penangkapan 3 Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Pademangan Timur Terbakar

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Aturan Ganjil Genap, Perusahaan Jasa Pengiriman Berskala UMKM Terdampak

Megapolitan
Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Perusahaan Jasa Pengiriman Siapkan Opsi Hadapi Ganjil Genap, Pakai Motor hingga Ubah Pelat Kuning

Megapolitan
Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Ini Alasan Anji Wawancara Hadi Pranoto soal Klaim Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Meriahkan 17 Agustus di Masa Pandemi, Pemkot Tangerang Gelar Lomba Joget Balon Online

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Wali Kota Tangerang Bantah Bakal Buka Sekolah September 2020

Megapolitan
44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

44 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Ada Kasus Covid-19

Megapolitan
Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Alasan Ibu Pura-pura Temukan Bayi Terlantar yang Ternyata Anaknya Sendiri...

Megapolitan
Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Sempat Ditutup karena Covid-19, Hari Ini PN Jakbar Kembali Gelar Persidangan

Megapolitan
Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Anji Mengaku Pegal Usai Dicecar 45 Pertanyaan oleh Polisi

Megapolitan
Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Muhamad-Sara Resmi Direkomendasikan sebagai Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Tangsel

Megapolitan
Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Hari Pertama Penerapan Sanksi Ganjil Genap, 1.062 Mobil Ditilang

Megapolitan
Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Kasus Covid-19 di RS Azra, Pemkot Bogor Enggan Berdebat soal Hasil Pemeriksaan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Pemkot Bekasi Minta Ditjen Perkeretapian Amankan Area Struktur Bata Kuno

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X