Pancoran Mas dan Sukmajaya Jadi Wilayah Rawan Narkoba di Depok

Kompas.com - 28/02/2019, 17:57 WIB
ilustrasi narkoba shutterstockilustrasi narkoba
Penulis Cynthia Lova
|

DEPOK, KOMPAS.com- Kepala Satuan Narkoba Polresta Depok, Kompol Indra Tarigan mengatakan, peredaran narkoba yang masuk di Kota Depok mengalami peningkatan.

Indra mengatakan, pengedar narkoba sering kali memanfaatkan kota Depok sebagai transit untuk mengedarkan barang haram tersebut.

Ia mengatakan, ada dua wilayah di Depok yang menjadi rawan kasus narkoba, seperti di Pancoran Mas dan Sukmajaya.

“Dua wilayah ini yang kerap kali menjadi rawan kasus narkoba karena kami sering mengungkap kasus di kawasan tersebut,” ucap Indra, Kamis (28/2/2019).

Baca juga: Jatinangor dan 3 Desa di Sumedang Ini Paling Rawan Peredaran Narkoba

Indra mengungkapkan, hanya dalam dua bulan di 2019 ini, jumlah narkoba yang dapat diamankan petugas lebih dari seluruh tangkapan tahun 2018 lalu.


Sepanjang tahun lalu terungkap 323 kasus dengan barang bukti sebesar 583,3 gram sabu dan 97,36 gram ganja.

Sementara dalam dua bulan di tahun 2019 ini terungkap 65 kasus dengan barang bukti 807,27 gram sabu dan 893,78 gram ganja.

Oleh karena itu, pihak Polresta Depok melakukan berbagai upaya menekan kasus narkoba yang ada di Depok, misalnya melalui Promotif (program pembinaan) dan preventif (Program pencegahan), dan Represif (penindakan).

“Yang sekarang kita lakukan penindakan nih, sementara biasanya kami lakukan imbauan ke mahasiswa-mahasiswa, siswa sekolah, kita berikan slogan-slogan seperti di spanduk, pamflet, dan lain-lain,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kriss Hatta: Saya Hanya Bela Harga Diri Wanita

Kriss Hatta: Saya Hanya Bela Harga Diri Wanita

Megapolitan
Sampah Rumah Tangga di Jakarta Diperkirakan Terus Naik hingga 2025

Sampah Rumah Tangga di Jakarta Diperkirakan Terus Naik hingga 2025

Megapolitan
Pengamat Nilai Kawasan Monas Akan Kelebihan Kapasitas jika Jadi Sirkuit Formula E

Pengamat Nilai Kawasan Monas Akan Kelebihan Kapasitas jika Jadi Sirkuit Formula E

Megapolitan
Enggar: Wiranto Kini Sudah Bisa Tidur Miring

Enggar: Wiranto Kini Sudah Bisa Tidur Miring

Megapolitan
Sampah Rumah Tangga di Jakarta Diperkirakan Capai 3,2 Juta Ton pada 2025

Sampah Rumah Tangga di Jakarta Diperkirakan Capai 3,2 Juta Ton pada 2025

Megapolitan
Polisi Lalu Lintas Polda Metro Kini Dilengkapi Kamera di Seragam

Polisi Lalu Lintas Polda Metro Kini Dilengkapi Kamera di Seragam

Megapolitan
Bogor Darurat Narkoba, Polisi Ungkap 17 Kasus dan Amankan 20 Pengedar Selama September 2019

Bogor Darurat Narkoba, Polisi Ungkap 17 Kasus dan Amankan 20 Pengedar Selama September 2019

Megapolitan
Hasto Sebut Kasus Penusukan Wiranto sebagai National Warning

Hasto Sebut Kasus Penusukan Wiranto sebagai National Warning

Megapolitan
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Joglo

6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Joglo

Megapolitan
Antisipasi Demo, Ruas Jalan di Sekitar Istana Merdeka Juga Dialihkan

Antisipasi Demo, Ruas Jalan di Sekitar Istana Merdeka Juga Dialihkan

Megapolitan
Tanggapi Kasus Penusukan Wiranto, Hasto: Hanya Hanum Rais yang Tidak Percaya

Tanggapi Kasus Penusukan Wiranto, Hasto: Hanya Hanum Rais yang Tidak Percaya

Megapolitan
Ditugaskan Megawati, Sekjen PDI-P Hasto Jenguk Wiranto di RSPAD

Ditugaskan Megawati, Sekjen PDI-P Hasto Jenguk Wiranto di RSPAD

Megapolitan
Wanita Penyebar Video Viral Penggal Jokowi Divonis Hari Ini

Wanita Penyebar Video Viral Penggal Jokowi Divonis Hari Ini

Megapolitan
Pelat Nomor Palsu, Polisi Sulit Lacak Pengemudi Mobil Terbakar di Pom Bensin Cipayung

Pelat Nomor Palsu, Polisi Sulit Lacak Pengemudi Mobil Terbakar di Pom Bensin Cipayung

Megapolitan
Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Kualitas Udara Jakarta Diklaim Membaik

Sebulan Perluasan Ganjil Genap, Kualitas Udara Jakarta Diklaim Membaik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X