Imbas Gangguan Operasional, Sejumlah KRL Tak Sampai Tujuan Akhir

Kompas.com - 28/02/2019, 20:54 WIB
Kereta commuter line melintas di perlintasan kereta api Mangga Dua, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKereta commuter line melintas di perlintasan kereta api Mangga Dua, Jakarta Utara, Senin (11/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat kereta rel listrik (KRL) atau commuter line di Stasiun Tanjung Barat yang tersambar petir, perjalanan commuter line di sejumlah rute mengalami gangguan.

Dilansir dari Twitter resmi PT KCI, @commuterline, salah satunya yang terkena imbas adalah KA 1807-1808 rute Bogor-Jatinegara.

Perjalanan KA tersebut hanya sampai Stasiun Manggarai kemudian kembali sebagai KA 1810 (Manggarai-Bogor).

Baca juga: Lebih Memudahkan, PT. KCI Imbau Warga Beralih Gunakan KMT Commuter Line

Selanjutnya, KA 1803-1804 (Bogor-Jatinegara) perjalanannya hanya sampai Stasiun Kampung Bandan, kembali sebagai KA 1806 (Kampung Bandan-Bogor).

Selain itu, KA 1195 (Bogor-Jakarta Kota) perjalanan hanya sampai Stasiun Manggarai, kembali sebagai KA 1196 (Manggarai-Bogor).

Adapun gangguan ini ditanggapi dan dikeluhkan warganet. "Pleaseee sediain dispenserrrr udh diriii aussss pulaaaaa" tulis akun @HervinaVina7.

Akun lainnya @Adenovi1113 menulis "Udah penumpukan penumpang nih dimanggarai min, kereta kaga nyampe², masinisnya belok kmn min?".

"Ada lagi ga yg disuruh balik lagi min? Mending nunggu di Manggarai aja kalo gitu daripada di Sudirman ini gajelas ga dtng2 keretanya" tulis akun @FransscaStefani.

"Arah bogor masih berhenti2, anak kecil disebelah udah nangis teriak2 ga tahan, we aja yg udah berumur pen nangis" tulis @sekarismarini.

Baca juga: Mulai 10 Maret, Stasiun KRL di Jabodetabek Terkoneksi WiFi Gratis

Sebelumnya, perjalanan KA atau commuter line jurusan Bogor-Angke mengalami gangguan pada Kamis (28/2/2019) sore.

Hal ini lantaran KA 1647 tersebut tersambar petir di Stasiun Tanjung Barat.

VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa mengatakan, kejadian terjadi pada pukul 17.15 WIB. Hingga pukul 18.30, petugas masih melakukan evakuasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X